-->

Notification

×

Kabupaten Cianjur Daerah Pertama Penyalur Bantuan Warga Terdampak PPKM Darurat di Jawa-Bali

Friday, 16 July 2021 | 15:48 WIB Last Updated 2021-07-16T09:06:37Z

Foto: Rapat Updating Data DTKS ( Data Terpadu Kesejahteraan Sosial ) se-Kabupaten Cianjur, bersama dengan Kadinsos, Pendamping PKH, TKSK dan Kecamatan secara virtual di Bale Prayoga Kabupaten Cianjur Jabar, Jum'at (16/07). 


CIANJUR: Kota Santri Cianjur saat diberlakukannya PPKM Darurat, adalah Kabupaten yang paling pertama di Jawa dan Bali yang menyalurkan bantuan bagi warga berpenghasilan rendah, yang pendapatannya terimbas dari adanya PPKM Darurat yaitu sebanyak 28.000 warga Cianjur yang tidak mendapatkan bansos PKH, BPNT dan bansos lainnya yang diberi bantuan sosial selama PPKM Darurat.


Namun ternyata berdasarkan data, masih banyak yang menerima ganda dan ini tidak boleh terjadi lagi, serta masih ada yang mengajukan dirinya untuk masuk ke DTKS sebagai warga berpenghasilan rendah di Kabupaten Cianjur yang terdampak oleh di berlakukannya PPKM Darurat tersebut. Hal ini seperti yang dikemukakan oleh Bupati Cianjur Herman Suherman pada akun Facebook Pribadinya tertanggal 16 Juli 2021. 


"Untuk itu saya meminta kepada RT, RW, Desa dan di awasi langsung oleh Kecamatan setempat untuk terus memperbaharui data yang ada, jangan sampai bantuan salah sasaran, orang yang dipandang mampu secara ekonomi namun masih mendapatkan bansos karena dekat dengan orang-orang tertentu, saya harap ini tidak terjadi lagi, kasihan yang belum dapat, jangan sampai kita mendzolimi orang lain.' terangnya dalam laman sosmed tersebut menegaskan. 


Herman menambahkan bahwa Pemerintah Daerah yang ia nakhodai ingin benar-benar menyampaikan amanah bansos sesuai dengan perundang-undangan yaitu yang terdaftar di DTKS dan ini harus didukung bersama dari mulai RT, RW, Desa dan Kecamatan, berikan bantuan kepada yang berhak dan paling layak untuk menerimanya. 


"Kedepannya saya harapkan bagi penerima PKH dan BPNT, rumahnya diberikan tanda sebagai penerima bantuan pemerintah seperti yang dilakukan oleh Camat Warungkondang. Agar kita mudah mengindentifikasi mana saja masyarakat yang sudah menerima dan mana yang belum." pungkasnya menegaskan kembali. (Jack)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update