-->

Notification

×

Pengerjaan Proyek Pembangunan Jembatan Dusun Krajan Barat Manggungjaya di Duga Asal-Asalan

Saturday, 24 July 2021 | 10:51 WIB Last Updated 2021-07-24T03:53:03Z


Karawang, journalnews.co.id - Pekerjaan proyek pembangunan jembatan di Dusun Krajan Barat Desa Manggungjaya, kecamatan Cilamaya Kulon, kabupaten Karawang dikerjakan asal-asalan.

Pelaksanaan Proyek tersebut diduga tidak sesuai dengan Spek Rencana Anggaran Biaya (RAB), sebab mutu dan kualitas material yang digunakan diragukan, karena jauh dari standar spesifikasi teknis dilapangan.

Hal itu disampaikan salah satu tokoh masyarakat setempat, TE Sulaeman kepada awak media, Jum'at (23/07/2021).

"Drum yang digunakan sebagai tihang penahan bangunan jembatan, COR rannya retak. Selain itu, besi yang dipakai mengunakan besi 12 dan hanya 6 batang. Dioplos besi 12 sama 16 polos. Besi ulir hanya buat penahan dipinggir besi 16," terang Sule .

"Sehingga kualitas jembatan diragukan, kami sebagai masyarakat setempat, serta pengguna manfaat jembatan merasa sangat kecewa," tambah Sule .

Sule mengatakan kepada awak media sesuai dengan hasil dilokasi, pekerjaan proyek jembatan ini diduga adanya pengurangan dari segi penggunaan besi yang sudah di sepakati dan tertuang didalam RAB.

Lanjut Sule, ketika kami konfirmasi terkait pengecoran menggunakan drum yang sudah retak salah satu pekerja Amar menjawab, "kami sudah tahu, dan sudah disampaikan ke bos. Kami hanya kuli, bekerja sesuai perintah bos saja," kata Sule menirukan apa yang disampaikan Amar.

Saat Sule menanyakan perihal itu kepada Imam selaku pengawas PUPR Karawang yang diberi tugas untuk mengawasi proyek pembangunan jembatan itu mengatakan, dirinya sudah mengarahkan kepada pihak pelaksana/ pemborong untuk diperbaiki pembesiannya.

"Sudah saya arahkan untuk diperbaiki pembesiannya. Klarifikasi dan cari tahu saja ke pelaksana, namanya Pak Punduh orang Kiara," terang Imam.

Imam menjelaskan, bahwa proyek tersebut bersumber dari asfirasi dewan. Namun, ironis ketika ditanya siapa nama dewannya, Imam berlaga pilon.

"Itu asfirasi dewan, bapak. Tepatnya siapa saya tidak paham betul. Silahkan bapak mencari tahu dilapangan, atau warga sekitar lebih tahu," kata Imam.

Sule meminta pemerintah Kabupaten Karawang agar proyek tersebut dievaluasi ulang dan dilakukan pengawasan ketat.

“Kami meminta kepada Pemerintah kabupaten Karawang melalui Dinas PUPR agar proyek jembatan tersebut dievaluasi ulang dan dilakukan pengawasan yang ketat." pungkas Sule. (Irwan IJB)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update