-->

Notification

×

Wakil Bupati Garut Terkonfirmasi Positif COVID-19

Friday, 2 July 2021 | 11:45 WIB Last Updated 2021-07-02T04:45:34Z

Kab. Garu, journalnews.co.id: Wakil Bupati (Wabup) Garut Helmi Budiman menyampaikan bahwa dirinya telah terkonfirmasi positif COVID-19. Helmi menyebutkan bahwa kali terakhir ia beraktivitas adalah saat melaksanakan rapat di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) dr. Slamet Garut beberapa waktu lalu, seperti yang dikutip dari laman jabarprov.go.id kemarin Rabu (01/07). 

“Saya dr. Helmi Budiman Wakil Bupati Garut ingin menyampaikan bahwa saya terkonfirmasi positif COVID-19, terakhir saya melaksanakan aktivitas rapat dengan Rumah Sakit Umum dr. Slamet membicarakan daya tampung rumah sakit yang asalnya 250 menjadi 500 untuk rumah sakit umum saja,” katanya, Kamis (1/7/2021).

Dengan kejadian menimpa diri dan istrinya, Wabup mengingatkan kepada seluruh masyarakat Garut untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Ia juga mengajak masyarakat untuk berempati kepada masyarakat yang sudah terkena COVID-19 dan tenaga kesehatan yang sudah menjadi garda terdepan dalam penanganan COVID-19.

“Saya ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat mari kita patuhi protokol kesehatan, mari kita berikan empati kepada masyarakat kita yang sudah terkena Covid-19 dengan mendoakan atau juga membantu sekemampuan kita. Dan mari kita juga berempati kepada seluruh tenaga kesehatan yang pada hari ini sudah kewalahan merawat pasien COVID-19,” tutur Wabup.

Selain itu, Helmi juga mengajak masyarakat untuk senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar pandemi COVID-19 dapat cepat berakhir dan masyarakat yang terpapar COVID-19 bisa segera sembuh.

“Tentu saya juga berempati kepada seluruh keluarga terutama yang kehilangan anggota keluarganya, mudah-mudahan diterima iman islamnya,” ucapnya.
 
Helmi Budiman kembali mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti anjuran yang sudah diedarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Garut.

Helmi menuturkan, kini RSUD dr. Slamet Garut dijadikan rumah sakit rujukan untuk pasien COVID-19 bersama dengan RS Guntur dan RS Medina dan RS Pameungpeuk. 

“Oleh karena itu Rumah Sakit Umum Garut (RSUD dr. Slamet) dijadikan sebagai rumah sakit rujukan COVID-19 bersama dengan Rumah Sakit Guntur dan Rumah Sakit Medina. Bagi pasien yang menderita penyakit non-COVID19 itu bisa dirujuk ke rumah sakit-rumah sakit swasta termasuk BPJS,” ujarnya. (Rimba Raya)

 

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update