-->

Notification

×

Terduga Pelaku Penista Agama Muhamad Kece Ditangkap di Bali

Wednesday, 25 August 2021 | 17:12 WIB Last Updated 2021-08-25T10:12:39Z


Bali, journalnews.co.id - Jajaran Kepolisian Bareskrim Mabes Polri dikabarkan telah menagkap terduga pelaku penistaan agama Muhammad Kece di Bali.
Penagkapan itu, kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, dilakukan disekitar wilayah Bali.

“Sudah di tangkap di Bali,” kata Agus Rabu(25/08).

Kata Agus, penyidik akan membawa sosok penceramah tersebut ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan di gedung Bareskrim.

“Hari ini akan dibawa ke Bareskrim,” tambah dia.

Sebelumnya, Youtuber Muhammad Kece diduga menghina agama Islam dengan menuduh Nabi Muhammad SAW seorang iblis dan pendusta mendapat kecaman umat muslim bahkan mendesak apparat penegak hukum menangkapnya.

Parahnya, Beredarnya video yang memperlihatkan Muhammad Kece yang memakai baju lengan panjang dan kopiah hitam menuduh Nabi Muhammad SAW seorang iblis dan pendusta.

“Diduga menistakan agama islam dan menebarkan kebencian di medsos, kami desak kepolisian tangkap youtuber Muhammad Kece,” kata Direktur Firma Hukum Edelweis Justice, Dr Alwan Hadiyanto SH MH. Sabtu.(21/08).

Kata dia, Pernyataan Muhammad Kece melalui video Youtube-nya dinilai menista agama Islam dan menghina Nabi Muhammad SAW.
Dan kita ketahui juga, Dalam siaran pers Sekjen MUI,  menyebut hal tersebut sebagai penistaan agama Islam.

“Beredarnya video M Kece melalui kanal YouTube yang telah nyata-nyata menistakan agama Islam. Selain M Kece ada beberapa orang teman obrolannya juga menistakan agama Islam,” ujar sekjen MUI.

Selain itu, Wakil sekjen fatwa MUI, Abdul Muiz juga mengecam tindakan dan pernyataan Muhammad Kece. Ia meminta agar aparat kepolisian segera menangkapnya.

“Saya Abdul Muiz Ali, Pengurus Lembaga Dakwah PBNU atau Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI yang juga Duta Pancasila sangat mengutuk ucapan M. Kece dan orang-orang yang terlibat dalam percakapan dalam YouTube tersebut,” ujarnya.

“Ucapannya yang melanggar hukum, jika aparat tidak segera menangkapnya khawatir umat Islam akan menampakkan kemarahannya,” tambahnya.

Sebagai informasi, salah satu ujaran Muhammad Kace dalam siaran Youtube menyebutkan Muhammad bin Abdullah sebagai pengikutin jin

“Bapakmu adalah pembunuh, itu iblis. Siapa yang pembunuh, siapa yang perang badar, itu muhammad. Muhammad bin Abdullah adalah pemimpin perang badar dan uhud, membunuh dan membinasakan. Jelas ya pembunuh adalah iblis,” ujar Kece.

Usai mendapatkan kecaman dari MUI, Muhammad Kece akhirnya buka suara.Ia langsung melakukan siaran langsung di kanal Youtube-nya.

“Gara-gara surat 72 ayat 19 ini disampaikan ke dunia saya jadi dikecam oleh MUI,” ungkapnya.

Surat yang dimaksud ialah surat Al-Jinn. Ayat 19 dalam surat tersebut berbunyi sebagai berikut.

“Dan sesungguhnya ketika hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (melaksanakan salat), mereka (jin-jin) itu berdesakan mengerumuninya,”.

Maka kami dari firma hukum Edelweis Justice Law Firm Batam mengutuk, dan mengecam keras tindakan penyebar kebencian dan tindakan penistaan agama Islam.

Dan meminta kepada penegak hukum dalam hal ini kepolisian untuk dapat segera menindaklanjuti perkara ini supaya tidak berkembang dengan luas.”tutup Alwan. (LBN)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update