Danlanud S.Sukani Majalengka sambut Kunker Irkoopsau I

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Danlanud S.Sukani Majalengka sambut Kunker Irkoopsau I

April 29, 2019

Majalengka, Journal News.co.id. - Senin 29 April 2019,-Komandan Lanud S. Sukani Letkol Pnb Arnold F. Sitorus menerima kunjungan kerja Irkoopsau I Kolonel Tek Sujatmiko G.S., M.Sc., sebagai penanggung jawab pengendalian beserta rombongan, dalam rangka Pengawasan dan Pemeriksaan Lengkap (Wasrikkap) di Lanud S. Sukani, Senin (29/4).


Dalam entry briefing, Danlanud S. Sukani didampingi pejabat staf Lanud S. Sukani menyampaikan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan dari Progjagar TA. 2018 sampai dengan TW I 2019 termasuk permasalahan yang dihadapi.


Danlanud juga menyampaikan bahwa Wasrikkap ini merupakan suatu kegiatan yang akan bermuara pada peningkatan kualitas mekanisme administrasi, kinerja dan penyelenggaraan anggaran. Sehingga diharapkan kepada seluruh pejabat staf lanud dapat memberikan informasi dan data yang dibutuhkan oleh tim Wasrikkap, agar tujuan dan sasaran dapat tercapai, kegiatan Wasrikkap ini dilaksanakan dari tanggal 29 April - 3 Mei 2019.


Pada kesempatan yang sama, Irkoopsau I Kolonel Tek Sujatmiko G.S., M.Sc., selaku penanggung jawab dan pengendali Wasrikkap Itkoopsau I menjelaskan bahwa, tujuan dari pengawasan dan pemeriksaan lengkap ini, untuk melihat langsung sejauh mana pelaksanaan program kerja yang telah dilaksanakan dan direncanakan dengan berpedoman kepada dua hal yaitu, 2-K ketaatan dan kepatuhan terhadap peraturan serta ketentuan hukum yang berlaku, serta 3-E yaitu Efektif, Efisien dan Ekonomis. Efektif dan Efisien dalam waktu kegiatan pelaksanaan serta Ekonomis dalam pengunaan anggaran, ujar Irkoopsau I.

Lebih lanjut Irkoopsau I juga berharap, sebagai pengawasan internal jangan dipersepsikan akan mencari kesalahan, menurunkan prestasi kerja satuan atau akan mendeskreditkan lanud.


"Fungsinya bertindak sebagai konsultan, mencarikan solusi sesuai aturan yang berlaku untuk menghindari adanya kelalaian dan kemungkinan penyimpangan yang akan merugikan satuan kerja khususnya dan TNI AU pada umumnya," ujarnya.



Laporan: Wadira