Di anggap Tebang Pilih, Ketua Bawaslu : Jika Ada Kecurangan, Lapor Secara Resmi Disertai Bukti, Bukan Hanya Karangan Cerita

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Di anggap Tebang Pilih, Ketua Bawaslu : Jika Ada Kecurangan, Lapor Secara Resmi Disertai Bukti, Bukan Hanya Karangan Cerita

May 2, 2019
{[["①","❶"],["②","❷"],["③","❸"],["④","❹"],["⑤","❺"]]}


INDRAMAYU - Sejumlah masyarakat Indramayu yang tergabung dalam  Gerakan Masyarakat Tolak Pemilu Curang (GMTPC) melakukan aksi unjuk rasa (Unras) ke kantor badan pengawasan pemilu (BAWASLU) kabupaten Indramayu, Kamis (02/05/2019).


Dengan menggunakan atribut berbentuk topi hitam berlafaz tauhid, mereka menuntut bawaslu untuk tidak berlaku curang dalam mengawasi pemilihan umum serta bersikap netral. 


Habib Yusuf sebagai koordinator aksi, dalam orasinya mengatakan akan mendoakan kebaikan kepada bawaslu yang berlaku jujur & adil serta mendoakan keburukan kepada siapapun yang berbuat curang.


"Kami menghimbau agar bawaslu menghilangkan kecurangan & kedzoliman yang terjadi serta mendoakan yang terbaik jika bawaslu berani jujur juga adil, namun kepada siapapun yang berbuat curang, maka kami akan mendoakan yang terburuk." Katanya.



Selain itu, Amalia salah satu pengunjuk rasa yang ikut aksi saat audiensi dihadapan jajaran bawaslu dan Kapolres Indramayu menyatakan bahwa bawaslu tebang pilih dalam menindak pelanggaran pemilu, bekerja dibawah tekanan para petinggi dan berharap agar bawaslu terbuka hati nuraninya serta berpikir dengan akal sehat. 


"Kami sudah pernah melaporkan dan posting beberapa tindakan money  politik baik oleh caleg maupun tim sukses salah satu paslon capres, akan tetapi tidak ada tindak lanjut dari bawaslu."


"Jangan tebang pilih & pilih kasih, kalau partai A melakukan pelanggaran tidak di proses, sedangkan partai B karena oposisi lalu diproses." Katanya. 


"Kedepannya, saya berharap agar bawaslu & KPU menjunjung tinggi keadilan serta keterbukaan, karena di negara demokrasi ini memang sulit, karena mungkin hati nurani kita tahu, tapi terkadang ada beberapa tekanan yang dilakukan oleh para petinggi" Ujarnya.


"Kami mohon agar bawaslu tetap terbuka hati nuraninya, berpikir dengan akal sehat bahwa pemilu adalah proses demokrasi yang menjunjung tinggi keadilan agar tidak mencederai & mengkhianati rakyat." Ucap Amalia.


Menanggapi hal tersebut, Nurhadi selaku ketua bawaslu yang bersedia menemui para pengunjuk rasa membantah semua anggapan Amalia. 


Nurhadi dengan tegas menyatakan bahwa bawaslu tidak tebang pilih dan menjalankan tugas tanpa tekanan dari manapun selain menjalankan undang-undang.


"Tidak ada tebang pilih, semua kami tindak, namun ada beberapa pelanggaran yang secara bukti dan unsur-unsur formil materilnya banyak tidak terpenuhi."


"Kalau memang ada masyarakat yang mengetahui adanya tindak kecurangan, silahkan sampaikan dengan membawa bukti & saksi, kami akan proses seadil-adilnya. Bukan hanya karangan cerita." Tandasnya.


"Saya banyak mendapat laporan di media sosial, baik dari akun pribadi saya maupun akun jajaran pengawas lainnya terkait pelanggaran money politik dan lain sebagainya."


"Namun kami juga menunggu laporan resmi dari masyarakat dengan membawa bukti & saksi, kalau sebatas menyampaikan informasi saja, kami hanya punya waktu 7 hari untuk melakukan investigasi."Ungkapnya.


"Di hari tenang, kami menerima 1 laporan, 4 temuan, menyita 8 karung bingkisan, menindak satu penyelenggara pemilu tingkat desa, menindak beberapa uoaya-upaya money politik dari hasil patroli kami jajaran bawaslu kabupaten hingga tingkat desa."


"217 pelanggaran administrasi sudah dilayangkan ke KPU, terkait pemutakhiran daftar pemilih, kampanye tanpa pemberitahuan pihak kepolisian, pemasangan alat peraga kampanye yang tidak sesuai ketentuan, dan sampai hari ini kami menjalankan semua tugas pengawasan terhadap seluruh tahapan pemilu tidak ada tekanan dari manapun kecuali tekanan menjalankan undang-undang." Tegasnya.



Nurhadi juga menyatakan bahwa pelaksanaan pemilu 2019 di kabupaten Indramayu masih kondusif,


"Artinya, kondusif  kita tangani segala pelanggarannya, kondusif melakukan pencegahan terhadap setiap kecurangan & kondusif dalam pelaksanaan pengamanan pemilu 2019 di kabupaten Indramayu." Pungkas Nurhadi.




Laporan: Nr