Kembali Anggota KPPS Dilarikan Ke Puskesmas Akibat Kelelahan

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Kembali Anggota KPPS Dilarikan Ke Puskesmas Akibat Kelelahan

May 8, 2019
{[["①","❶"],["②","❷"],["③","❸"],["④","❹"],["⑤","❺"]]}


PANGANDARAN: Salah satu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 07 Desa Cijulang, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, terpaksa harus mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Cijulang. 


Anggota KPPS tersebut bernama Aslih Wahidin (23).


Warga Dusun Ciwaru, Desa Cijulang, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, itu mengalami kelelahan usai bertugas hingga dini hari pada hari pencoblosan Pemilu 2019, 17 April 2019 lalu.


Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Ketua TPS 07, Dedih Hidayat, Selasa (07/05/2019), mengungkapkan bahwa anggota KPPS di TPS 07, yang bernama Aslih Wahidin, masih terbaring di ruang rawat inap Puskesmas Cijulang. 


“ Usai pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 lalu, Aslih mengeluh pusing, namun sama dirinya kondisi pusing tersebut di abaikan, dan lama kelamaan kondisi badannya semakin ngedrop sehingga harus dibawa ke Puskesmas Cijulang, pada Tanggal 29 April 2019. Ia disana mendapatkan perawatan selama 3 hari,  dan diperbolehkan pulang oleh dokter karena kondisinya membaik Allhamdulilah sudah membaik. Namun pada Tanggal 05 Mei 2019, badan Aslih, kembali lemas dan harus dirawat lagi di Puskesmas Cijulang, dan hingga kini ia masih dirawat," Ungkapnya 


Dedih, menambahkan bahwa vtugas Anggota KPPS pada Pemilu serentak Tahun 2019 ini, sangat berat, dan melelahkan. Sebab, ada lima jenis pemilihan yang harus dikerjakan, yakni Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota/Kabupaten, sehingga sangat menguras sekali tenaga para petugas penyelenggara Pemilu. 


Dedih, berharap kepada Pemerintah agar mengevaluasi dan merubah sistem penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019 ini. Karena di Pemilu Tahun ini penyelenggaraan banyak yang menjadi korban, baik itu sakit, dirawat inap, bahkan hingga meninggal dunia. Tandasnya.



Laporan: Baehaki