Semua yang perlu Anda ketahui tentang Ramadhan

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Semua yang perlu Anda ketahui tentang Ramadhan

May 4, 2019
{[["①","❶"],["②","❷"],["③","❸"],["④","❹"],["⑤","❺"]]}


JOURNALNEWS- Ramadhan di sini sekali lagi mengantarkan sebulan perubahan rutin bagi umat Islam di seluruh dunia, termasuk di INDONESIA, karena mereka melakukan puasa sebagai ritual spiritual. Selama periode ini, fajar akan menandai awal puasa hari itu, dan senja akan membawa kesimpulannya. Siklus ini akan berulang selama 29 atau 30 hari ke depan, tergantung pada kapan bulan sabit berikutnya terlihat, yang berarti akhir Ramadhan.

Tapi Ramadhan bukan hanya tentang puasa, ini tentang disiplin yang diperoleh dengan susah payah yang datang dengan tindakan makanan sebelumnya untuk periode waktu tertentu. Ini adalah disiplin untuk beradaptasi dengan perubahan - perubahan perilaku dan dalam kehidupan sehari-hari yang melibatkan pandangan fisik, mental, emosional dan spiritual yang berbeda.

Sarapan akan menjadi 'mulai cepat', karena para jamaah bangkit sebelum subuh untuk makan sahur yang akan membawa mereka melalui kelaparan dan kehausan sepanjang hari.

Banyak kantor akan mengikuti jam kerja yang dimulai sedikit dari biasanya dan berakhir lebih awal, mempersingkat hari kerja sekitar dua jam dalam banyak kasus.

Orang-orang akan pulang ke rumah untuk berbuka puasa, acara makan malam matahari terbenam yang mengakhiri puasa. Banyak yang akan mengunjungi masjid-masjid, tempat para donor anonim dan tempat-tempat terkenal mensponsori acara buka puasa bersama komunitas besar. Tidak ada uang yang diambil dari para tamu, dan semuanya diterima.

Pada malam hari, doa panjang sukarela, yang disebut doa Taraweeh, akan diadakan di dalam masjid di seluruh Indonesia, diperkuat oleh pengeras suara di menara.

Bagi sebagian orang, ini menarik hari untuk menutup karena mereka bersiap untuk yang berikutnya. Bagi yang lain, jam-jam setelah berbuka puasa bisa menjadi yang paling aktif karena mereka menghabiskan waktu bersosialisasi dan berbelanja, setelah berpuasa dan menghemat energi di siang hari.

Mungkin perubahan terbesar di bulan Ramadhan adalah perubahan dari dalam, pembersihan jiwa.

Apa itu Ramadhan?

Ramadhan adalah nama bulan kesembilan dari kalender Islam. Ini adalah kata Arab yang berasal dari kata Arab ‘Al Ramad’, yang berarti panas yang hebat dan kekeringan yang mengikutinya. Kata itu mencerminkan kesulitan yang dirasakan oleh orang-orang yang berpuasa, dan juga dosa yang membakar.

Ramadhan adalah salah satu dari "lima rukun" Islam. Orang dewasa yang dapat berpuasa diminta untuk menghindari semua makanan dan minuman dari fajar hingga matahari terbenam selama sebulan.

Aturan puasa

Aturan dasarnya adalah tidak ada makanan atau minuman dalam bentuk apa pun dari fajar hingga matahari terbenam.

Umat ​​Islam yang sakit atau bepergian dibebaskan dari menjalankan puasa. Namun mereka harus memperbaiki hari-hari yang mereka lewatkan, yang dapat dilakukan kapan saja sebelum Ramadhan berikutnya dimulai.

Wanita hamil, wanita yang menyusui atau menstruasi juga dibebaskan dari puasa. Mereka juga harus menebus hari yang terlewat di waktu lain.

Hari-hari puasa yang terlewat untuk dibuat tidak harus berturut-turut; mereka dapat dipisahkan oleh hari istirahat di antara hari-hari yang akan puasa.

Berpuasa juga berarti tidak melakukan hubungan seksual selama jam-jam puasa.

Sebagian besar ahli sepakat bahwa puasa merokok dan harus dihindari pada siang hari.

Ada hal-hal lain yang secara teknis tidak membatalkan puasa tetapi "merusak" atau mencemari itu, mengurangi pahala spiritual. Misalnya, mengutuk, berbohong, memfitnah, atau bertengkar bahkan lebih tegas dilarang selama bulan Ramadhan.

Bertentangan dengan apa yang dipikirkan banyak orang, beberapa hal tidak membatalkan puasa. Menggunakan tetes mata atau parfum, mengoleskan lotion kulit, atau menyikat gigi adalah beberapa kebiasaan yang tidak berpengaruh pada puasa.


Bahkan, menggunakan sikat gigi tradisional - miswak, yang terbuat dari ranting pohon siwak - sangat dianjurkan. Tetapi harus berhati-hati untuk tidak menelan apa pun saat menyikat gigi.

Pedoman Ramadhan untuk non-Muslim

Di Indonesia, dan di banyak negara Muslim lainnya, makan, minum atau merokok di depan umum, atau di dalam mobil, tidak diperbolehkan dari subuh hingga matahari terbenam. Ada tempat khusus di banyak tempat kerja untuk makan siang, serta restoran resmi yang tidak boleh dikunjungi orang yang berpuasa.

Orang-orang dapat berbelanja seperti biasa. Banyak restoran juga meneruskan pengiriman makanan ke rumah dan kantor.

Adalah sopan untuk bergabung dengan teman dan kolega untuk berbuka puasa, makan malam matahari terbenam, yang mengakhiri puasa hari itu.

Pakaian sederhana direkomendasikan, siang dan malam, di tempat umum. Misalnya, bahu dan lutut harus ditutup dan pakaian tembus pandang dihindari.

Mendengarkan musik keras juga harus dihindari.


Ini dipandang sebagai sikap sopan untuk menyapa umat Islam dengan pepatah 'Ramadhan Kareem' di awal Ramadhan, yang berarti 'Semoga Ramadhan diberkati'.

Pertunjukan kasih sayang di depan umum, seperti berciuman atau berpelukan, harus dihindari.

Sudah waktunya berbuka puasa