NU Kota Banjar, Tolak Keras Aksi Kerusuhan

Iklan Semua Halaman

Header Menu

NU Kota Banjar, Tolak Keras Aksi Kerusuhan

June 12, 2019
{[["①","❶"],["②","❷"],["③","❸"],["④","❹"],["⑤","❺"]]}


Banjar - Aksi kerusuhan yang terjadi di Jakarta dan beberapa wilayah pada 21-22 Mei 2019 lalu, dilakukan oleh sekelompok massa yang mengaku menolak hasil Pemilu Tahun 2019, menuai kecaman dari berbagai pihak. Pasalnya aksi rusuh itu mengakibatkan rusaknya infrastruktur, dan menimbulkan bentrok, hingga melukai aparat keamanan bahkan menyebabkan jatuhnya korban jiwa.


Menanggapi hal itu, Ketua Nahdlatul Ulama Kota Banjar, DR., H., Supriana, M.Pd., pun turut bersuara menyikapi hal tersebut. Ia mengaku mengutuk keras aksi rusuh yang terjadi di Jakarta pada 21-22 Mei kemarin dan dimana pun berada, terlebih lagi menjelang putusan Sengketa Pilpres Tahun 2019 di Makamah Konstitusi (MK), pada tanggal 28 Juni mendatang.


"Saya menolak keras terhadap aksi-aksi kerusuhan dimana pun itu berada dan dalam bentuk apapun, baik itu mapsadatnya lebih besar daripada manfaatnya," tegas Ketua NU Kota Banjar, Selasa (11/06/2019).


Lebih lanjut, Supriana, menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar tidak terhasut atas isu-isu provokasi yang ditebar secara masif, untuk merusak persatuan, dan kesatuan di Indonesia.


"Mari kita pelihara tentunya setelah ramadan suasana yang aman damai untuk kehidupan bersama di Indonesia ini. Damailaih Indnesia ku," ungkapnya.




Laporan: Baehaki