Poldes Atau Juragan Desa Kali Deres, Berharap Supaya Pelaku Pembacokan Terhadap Dirinya Agar Segera Di Tangkap & Di Adili Secara Hukum

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Poldes Atau Juragan Desa Kali Deres, Berharap Supaya Pelaku Pembacokan Terhadap Dirinya Agar Segera Di Tangkap & Di Adili Secara Hukum

June 8, 2019
{[["①","❶"],["②","❷"],["③","❸"],["④","❹"],["⑤","❺"]]}


Cirebon Kabupaten, Journal News.co.id. -  Kisah Tragis yang dialami seorang polisi desa atau juragan  Nanang Suntana Juragan desa kali deres kecamatan kali wedi kabupaten cirebon jawa barat. Sungguh ironis, sebelumnya telah diberitakan bahwa telah terjadi aksi pembacokan terhadap Nanang Suntana ( 43 ) Juragan, yang dilakukan oleh warganya ketika sedang menjalankan tugasnya, pada tanggal 01/06/2019 lalu telah terjadi peristiwa aksi pembacokan yang menyebabkan Juragan  Nanang Suntana terkena sabetan clurit  oleh warganya, ketika melerai atau pengamanan saat terjadi keributan salah satu warga di desanya, tepatnya di dusun 03.rt.07.  Desa kali deres kecamatan kali wedi kabupaten cirebon. 


Juragan Nanang mengungkapkan, bahwa ia sekarang sedang berobat jalan setelah di Operasi  tangan kirinya, yang  terkena sabetan senjata tajam jenis Clurit yang dilakukan warganya terhadap Dirinya beberapa hari lalu, Operasi tangan kirinya dibiayai oleh kuwu atau kepala desa setempat. Ujar Juragan ketika ditemui Team media di kediamanya di blok pandai dusun 1 rt.rw. 03.02.  Desa kali deres Sabtu sore ( 8/06/2019 ) 


Lanjutnya, Juragan menuturkan, meski kami ini akhirnya tidak bisa menggunakan BPJS saat Operasi tangan kirinya yang mengalami patah tulang, Alkhamndulillah kini kami sudah  selesai di Operasi meski harus menggunakan biaya yang diberikan oleh kepala desa sebesar 14 juta rupiah, itupun harus benar - benar meminta kesana kemari agar mendapatkan dana tersebut, akan tetapi dirinya juga blum bisa menjelaskan kepada awak media terkait dana yang diberikan kuwu kepadanya ' untuk biaya operasi tersebut '  pasalnya ia sendiri masih bingung dana yang diberikan kepadanya untuk biaya  Operasi ini apakah sebagai bantuan atau kepedulian pemerintah desa terhadap dirinya atau dana pribadinya yang perna ia pinjamkan kepada kuwu desa tersebut, dan terkait permasalahan biaya atau anggaranya nanti nunggu penjelasan dari pak kuwu dulu'. Ungkapnya Juragan ketika bercerita dikediamanya Sabtu, 08/6 


Selain itu, Juragan Nanang Berharap besar kepada pihak kepolisian setempat, Agar pelaku BA Alias Ambari atau Sumpil Agar secepatnya  tertangkap, diadili dan diproses secara hukum " Harapnya Dengan tegas saat didampingi orang tuanya H. Nurjana ( mantan kades ) di kediamanya 



ia, menambahkan ketika terjadi peristiwa pembacokan terhadap dirinya diduga pelaku di bawa kabur atau diselamatkan oleh salah seorang yang ia kenal, saat peristiwa itu pelaku sebenarnya sudah tertangkap warga dan sudah di ikat tangan dan kakinya dan dimasukan kesebuah rumah oleh warga, akan tatapi sesampainya aparat dari kepolisian tibah di lokasi kejadian pelaku berhasil lepas dan kemudian melarikan diri hingga sekarang ini pelaku masih belum juga ditemukan dan  tertangkap oleh pihak kepolisian dan kami dari pihak keluarga korban juga hingga kini masih sering komunikasi dengan pihak kepolisian setempat, Supaya pelaku secepatnya bisa tertangkap.  Tambahnya Juragan Nanang 




Laporan: Tim