Sat Reskrim Polres Majalengka Ringkus Pelaku Tindak Pidana Penebangan Pohon Dalam Kawasan Hutan Tanpa Ijin

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Sat Reskrim Polres Majalengka Ringkus Pelaku Tindak Pidana Penebangan Pohon Dalam Kawasan Hutan Tanpa Ijin

June 11, 2019


Majalengka, Journal News.co.id.Polres Majalengka, Satuan Reskrim Polres Majalengka Berhasil  mengamankan seorang Pelaku tindak pidana penebangan pohon illegal loging dalam kawasan hutan tanpa ijin berupa pohon Sonokeling di Diklat Kadipaten RPH Pancurendang BKPH Majalengka KPH Majalengka Desa Cipaku, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.


Kapolres Majalengka AKBP Mariyono,S.I.K.,M.Si melalui Kasat Reskrim AKP M.Wafdan Muttaqin,S.I.K.,M.H mengatakan kejadian pada hari Minggu Tanggal 02 Juni 2019 sekira jam 20.30 Wib ada informasi dari masyarakat perihal adanya kendaraan mencurigakan roda 4 Bak terbuka jenis L300 Merk Mitsubihsi Nopol  E 8610 AP berada di kawasan Hutan Diklat  Kadipaten RPH Pancurendang BKPH Majalengka KPH Majalengka. Selasa ( 11/6/2019 ). 


Kasat reskrim AKP Wafdan mengungkapkan selanjutnya anggota Sat Reskrim Majalengka segera merapat ke tempat kejadian (TKP) dan pada saat mendekat terhadap kendaraan R4 tersebut tiba - tiba supir dan penumpang melarikan diri lalu dilakukan pengejaran dan diamankan seorang laki laki  yang bernama Sdr. DS warga Dusun Majamulya, Rt. 03 / Rw. 01, Desa Majasuka, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka.


Pelaku yang diduga telah melakukan tindak pidana penebangan pohon dalam kawasan hutan tanpa ijin dan atau dengan sengaja menerima, membeli, menjual dan memasarkan hasil hutan yang berasal dari kawasan hutan milik negara yang diketahui berasal dari pembalakan liar / penebangan pohon / pemotongan tanpa ijin berupa pohon Sonokeling di Desa Cipaku, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.ungkap AKP Wafdan.


AKP Wafdan juga mengatakan pada Kawasan Hutan Diklat Kadipaten RPH Pancurendang BKPH Majalengka KPH Majalengka yang menurut pengakuan pelaku dilakukan dengan cara memotong 2 (dua) pohon Sonokeling menggunakan Gergaji. Setelahnya pohon tersebut didapat rencananya akan dijual Kabupaten Banyumas.


Kemudian dari hasil pemeriksaan Sdr DS, anggota sat Reskrim majalengka berhasil menangkap  dua orang lainnya yang memiliki peran berbeda yakni Sdr. RS alias CAKIL sebagai penyedia kendaraan dan Sdr.  WY yang bertugas mengawasi untuk memastikan situasi aman pada saat proses TP dilakukan.



Dari hasil pengungkapan, pelaku Sat Reskrim berhasil mengamankan Barang Bukti berupa

1 (satu) unit roda empat Nopol E 8610 AP, warna hitam berikut kunci kontak, 10 (sepuluh) batang Kayu Sonokeling, 1 (satu) buah meteran, 2 (dua) buah Handphone dan pelaku dijerat Pasal yang akan di sangkakan pasal 83 ayat (1) Jo Pasal 85 ayat UU RI No 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan pengrusakan hutan.



Laporan: wadira