Tanpa Papan Informasi, Proyek Jalan Lamaran Tarung Diduga Ada Indikasi Pengurangan Volume.

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Tanpa Papan Informasi, Proyek Jalan Lamaran Tarung Diduga Ada Indikasi Pengurangan Volume.

June 28, 2019
{[["①","❶"],["②","❷"],["③","❸"],["④","❹"],["⑤","❺"]]}


INDRAMAYU - Pekerjaan kontruksi Peningkatan jalan Panyingkiran Lamaran tarung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu oleh rekanan kontraktor pemenang tender di duga ada Indikasi pengurangan volume.

Hasil pantauan di lokasi oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tiem Operasional Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia (TOPAN - RI) Kabupaten Indramayu menyebutkan beberapa kejanggalan pada pekerjaan tersebut.

"Pengerasan awal tanpa tulangan (B.nol) Terdapat ketebalan yang bervariasi pada titik - titik tertentu, B.nol yang ditandai garis dan patok merah pada bibir jalan mencapai ketebalan rata - rata 12 cm, sementara jika diukur beberapa meter sesudah atau sebelum titik tersebut ketebalannya hanya mencapai 4 - 6 cm." Ungkap dedi selaku Ketua DPD TOPAN - RI Indramayu kemarin 24/06/2019 usai meninjau lokasi.

"Saya juga sempat mendokumentasikan fisik jalan yang belum di beri B.nol, pada titik tertentu terdapat begesting diganjal dengan bebatuan, kemungkinan untuk mendapatkan ketebalan yang dicapai dan agar lolos pada pemeriksaan coring lab dinas terkait." Tambahnya.

Selain itu, Dedi juga melihat ada kejanggalan lain pada peningkatan jalan tersebut, "sebelum dipasang begesting, bibir jalan terlebih dahulu digali, begesting dipasang dengan cara terpendam beberapa Sentimeter dari permukaan bibir jalan, ini juga berpotensi indikasi pengurangan volume B.nol." lanjutnya.

Oleh karena hal tersebut Dedi menghimbau pada pihak dinas agar segera menindak oknum kontraktor pemenang tender dengan memberi peringatan tegas.

"mumpung pekerjaan belum 100 %, uang negara masih bisa diselamatkan, pihak dinas harus memberi peringatan tegas dengan memasukkan pemenang tender kedalam daftar Blacklist." Pintanya.

Hasil pantauan Journalnews dilokasi pada pekerjaan tersebut tidak terdapat papan informasi dan pelaksana kegiatan dari rekanan kontraktor, ini juga diakui oleh pengawas dinas.

"Iya, tidak ada papan informasinya," jawab kaswin selaku pengawas saat dikonfirmasi di kantor dinasnya (25/06/2019), ia juga menyebutkan nama pelaksana kontraktor pekerjaan tersebut, "nama pelaksananya Ruslandi, ke lokasi aja mas kalo ingin ketemu." Katanya.

Terpisah Wimbanu selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) bidang jalan beton Dinas PUPR Indramayu dipertanyakan mengenai spek ketebalan B.nol pada kontruksi jalan untuk tahun 2019 mengutarakan bahwa dirinya walaupun sebagai PPTK tidak mengerti mengenai hal tersebut "Jangan tanya ke saya tentang ketebalan B.nol, saya gak mengerti tentang hal - hal seperti itu." Kilahnya.

Sementara, keterangan yang didapat pada laman resmi SPSE Indramayu tertera pekerjaan ini bersumber dana APBD 2019 dengan nilai rupiah sebesar kurang lebih 5 Miliyar, nama pemenang tender PT. Cahaya Purnama Indah beralamat jalan gunung bromo blok 12 nomor 17 indramayu.



lAPORN: (EM)