KISRUH BPNT, HIMAT KABUPATEN CIANJUR MINTA DINSOS BERSIKAP TEGAS

Iklan atas Semua Halaman 970x250

Header Menu

KISRUH BPNT, HIMAT KABUPATEN CIANJUR MINTA DINSOS BERSIKAP TEGAS

8 Juli 2019



CIANJUR - JN- Sudah lebih dari sepekan, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dilaksanakan di Kabupaten Cianjur. Berbagai reaksi bermunculan baik di media massa maupun media sosial, dari sikap positif sampai tudingan miring menyikapi bantuan beras ini. Meyikapi hal Tersebut Himpunan Mahasiswa Tjiandjur (HIMAT) melalui mekanisme rapat pimpinan membentuk tim investigasi guna mengetahui fakta di lapangan mengingat pemberitaan di media yang beragam, hal ini bukan memberikan pencerahan kepada masyarakat justru akan membuat bias informasi pada akhirnya. Jum'at (06/07/2019)

Sementara itu Ketua Tim Investigasi dari himpunan Mahasiswa tjiandur (Himat) Hasanudin Menjelaskan Terhitung, dari tanggal 2 Juli 2019 tim investigasi HIMAT sudah melakukan obeservasi serta mengumpulkan data-data di lapangan terkait BPNT ini, adapun garis besar serta kesimpulan dari data yang kami himpun adalah sebagai berikut :
1. Kualitas beras tidak seragam di satu kecamatan dan kecamatan lainnya, ini dikarenakan supplier BPNT bukan supplier tunggal.

2. Ditemukan beras dengan kualitas memenuhi standar, namun tidak sedikit juga beras yang jauh di bawah standar baik dari kualitas maupun kuantitas.

3. Terjadi dibeberapa kecamatan melakukan penolakan dikarenakan kualitas beras tidak sesuai standar.

Merujuk kepada tiga point diatas, tim investigasi bersama unsur pimpinan Himpunan Mahasiswa Tjiandjur berpandangan, bahwa untuk mengehentikan kisruh di media serta demi terselenggaranya program pemerintah sebagaimana mestinya maka kami meminta agar instansi terkait dalam hal ini Dinas Sosial melakukan uji publik kepada seluruh supplier BPNT agar masyarakat tidak bias informasi, dan penerima manfaat program ini bisa mendapatkan haknya secara utuh sebagaimana mestinya. 

Selain daripada itu, sebagaimana yang publik ketahui bahwa di tahun 2018 pembagian BPNT di Kabupaten Sukabumi terdapat permasalahan yang berujung perbuatan melawan hukum, dan salah satu pelakunya adalah pejabat Bulog Kabupaten  Cianjur, Hal itu jualah yang membuat kekhawatiran kami semakin tinggi, ditambah dengan beragam pemberitaan BPNT yang terkesan saling serang antar supplier, oleh karenanya semoga apa yang kami rekomendasikan bisa secepatnya di realisasikan.
Bhakti Kami Untuk Cianjur. Jelas Hasanudin.



Laporan: Dil