Politisi Nasdem ini layak masuk kabinet Jokowi.

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Politisi Nasdem ini layak masuk kabinet Jokowi.

July 3, 2019
{[["①","❶"],["②","❷"],["③","❸"],["④","❹"],["⑤","❺"]]}



JAKARTA - Tak bisa diragukan jika berkaca bari track record mereka.


Untuk Kurtubi sebaiknya beliau diposisikan Jokowi di Manteri ESDM dan Ignasius Jonan ditarik ke posisi semula Menteri Perhubungan.

Kurtubi merupakan salah satu ahli ESDM di Indonesia lulusan kampus nomor satu dunia yakni Colorado School of Mines di Denver, Colorado. Posisi ini pantas bagi Kurtubi yang duduk di Komisi VII DPR-RI. 


Dia bagi saya right man bukan wrong man. Kalau Menhub Budi Karya saya nilai banyak kebijakan yang gagal. Contohnya kegagalan memaksimalkan harga tiket dan sebagainya. 

Sedangkan Taufik Basari sebaiknya diposisikan sebagai Menkumham. Beliau merupakan kader terbaik Nasdem yang kini duduk di posisi Ketua Bidang Hukum dan Advokasi partai Nasdem. Jebolan Chicago University ini sudah dua kali jadi pembela Jokowi di MK. Yakni 2014 silam dan 2019 bersama Yuzril Iza Mahendra.

Sedangkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita perlu diistirahatkan dulu karena dia belum berhasil mengangkat sektor perdagangan.


Bergitu pula sang Ketum Surya Paloh layak duduk di kabinet. Baik di Mensos, Tenaga Kerja atau Menteri Koperasi.

Kemenangan Jokowi tak lepas dari peran partai Nasdem. Lewat pemberitaan media menjadi kunci kemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf. Kader perempuan yang layak adalah Ade Irma Suryani. 


Dia telah membuktikan kemampuan saat kampanye dan sangat berani dan vokal mendukung Jokowi.

Nasdem menjadi partai yang peningkatan suara di pileg cukup besar. 9,05 persen suara nasional. Jumlah suara mereka meningkat dari Pileg 2014 sebesar 6,72 persen atau melonjak 2,33 persen.

Paling tidak Nasdem ada 4 atau 5 di kabinet.



DR Jerry Massie MA, PhD (Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies)