TURNAMEN MENEMBAK MARINES 1ST PRECISION RIFLE COMPETITION DI BUMI JAMPANG TENGAH ANTRALINA HARI PERTAMA DI MULAI.

Iklan atas Semua Halaman 970x250

Header Menu

TURNAMEN MENEMBAK MARINES 1ST PRECISION RIFLE COMPETITION DI BUMI JAMPANG TENGAH ANTRALINA HARI PERTAMA DI MULAI.

13 Juli 2019


JOURNALNEWS | SUKABUMI

Dispen Kormar (Antralina). Letusan peluru kaliber 7.62 mm (0,308 Inch) berdesing memecah keheningan udara Bumi Jampang Tengah dalam sebuah turnamen Menembak Marines 1st Precision Rifle Competition. Turnamen menembak tersebut dilaksanakan di Kawasan Pusat Latihan Pertempuran (Puslatpur) Marinir 6 Antralina 12 s.d 14 Juli 2019. Even tersebut  dalam rangka ulang tahun Marines Shooting Club (MSC) yang ke-11, Jumat (12/07/2019)


Lomba menembak ini menguji kemampuan dan menjaring atlet terbaik di bidang High Power Rifle (HPR). Petembak yang terdiri dari berbagai jenis profesi TNI Polri dan sipil serta club-club menembak yang ada di seluruh Indonesia ikut meramaikan even ini. Senjata andalan mereka dari berbagai jenis senjata diantaranya Senjata sniper AW, Remington, Stayer, SPR, AX dan jenis lainnya.





Materi lomba  terdiri dari 4 stage yang harus diselesaikan oleh semua peserta untuk mendapat nilai total. Masing-masing stage terdiri atas lima sasaran yang memiliki jarak berbeda dan ukuran plat berbeda dengan minimal jarak terdekat 200 m dan jarak terjauh 1 km. Setiap stage harus ditembak sebanyak 15 kali tembakan.
Pada hari pertama ini 



dilaksanakan materi stage (Kelas Open, Kelas TNI/Polri, Kelas Senior, Kelas Ladies) dan Fun Shooting. Meskipun para penembak sudah melaksanakan Range Truing (uji coba) lapangan pada dua hari sebelumnya , namun kondisi cuaca terutama kecepatan angin yang berbeda-beda pada setiap waktunya  menjadi kendala bagi para petembak untuk menentukan elevasi dan defleksi bidikan masing-masing sasaran.


Komandan Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir (Danyontaifib 1 Mar) Mayor Marinir Tantahara, S. AP.,M.Tr. Opsla selaku ketua panitia penyelenggara turnamen ini menyampaikan pentingnya keamanan dan sportivitas dalam pelaksanaan even tersebut, karena materi dalam turnamen tersebut merupakan hal yang baru dan penuh tantangan dalam dunia pertembakan HPR Indonesia. 



Laporan :(Penpasmar 1/Hasbi)
Editor     : Rudy