-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bantuan Pemprov,Jonner Simbolon Sesalkan Pemkab Samosir Lambat Membagikan Bantuan Ke Masyarakat

Saturday, 20 June 2020 | 16:36 WIB Last Updated 2020-06-20T09:37:00Z
Jonner Simbolon, Ketua Komisi III, DPRD Kabupaten Samosir.

SUMUT,JOURNALNEW//Ketua Komisi III, DPRD Samosir, Jonner Simbolon menyesalkan Pemkab Samosir, lambatnya proses penyaluran bantuan yang datang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) kepada masyarakat Samosir, hal ini dinilai dapat berpotensi tingkatkan ketidak percayaan masyarakat Samosir terhadap pememerintahnya.

Bantuan JPS Pemprov Sumut per Kabupaten/Kota, Berupa Bahan Pokok Senilai Rp 225.000 per kepala keluarga (kk) Bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk 1.321.426 Kepala Keluarga (KK) terdampak COVID-19 di Provinsi Sumatera Utara, sudah disalurkan Pemprov Sumut ke Kabupaten/kota

Setiap KK penerima, mendapatkan bantuan bahan pokok berupa beras, gula, minyak makan dan mi instan senilai Rp 225.000.

Anggaran itu bersumber dari refocusing anggaran penanganan covid-19 Sumut tahap I sebesar Rp 502,1 miliar.

Ada sejumlah 1.321.426 KK di Sumatera Utara penerima itu ditetapkan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan sudah disepakati kepala daerah masing - masing kabupaten/kota.

Dari total 1.321.426 masyarakat terdampak covid-19 penerima bantuan JPS bahan pokok itu di Sumut, dan Kabupaten Samosir Mendapat sejumlah 19.172 KK / Rp 4.313.700.000.

Ketua Komisi III, DPRD Samosir, Jonner Simbolon Melalui awak media Journalnews.Co.id Sabtu,(20/6/2020) Menyatakan, Penyaluran bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat terdampak covid-19 sampai saat ini belum juga disalurkan. Dari 19.172 ribu paket sembako yang diberikan pemerintah provinsi sumatera utara sampai saat ini belum tersalurkan ke masyarakat.

Jonner mengkritisi langkah pemerintah kabupaten Samosir yang dinilainya lamban dan terkesan tidak siap utamanya dalam penyaluran bantuan tersebut, hal itu dapat dilihat dari belum maksimalnya rencana pendistribusian sembako dan sosialisasi ke masyarakat hingga sampai hari ini bantuan dari Pemerintah provinsi Sumatera utara belum kunjung disalurkan.

"Yang paling penting bagaimana mempermudah pelaksanaan itu di lapangan. Oleh sebab itu keterbukaan itu sangat diperlukan sekali, mari kita transparan" ,Tegas jonner.

Menurut politisi Partai Nasdem ini, pandemik Covid-19 bukan masalah yang ringan. Makanya jangan lambat dalam melakukan eksekusi.

Jonner junga mengatakan, saat Kunjungan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Daerah Pemilihan IX di Gedung DPRD Kabupaten Samosir, Selasa (09/06/2020) menjelaskan, Bantuan JPS Pemprov Sumut Anggaran bersumber dari refocusing anggaran penanganan covid-19 Sumut tahap I. Tahap II akan Segera direalisasikan, dan jika kabupaten/kota tidak mampu mengakomodir dengan baik, ini akan mempengaruhi pencairan Tahap II. 

Binner Leo Simbolon,(52)Warga Dusu I Desa Huta Namora Kecamatan Pangururan, juga menyesalkan lambatnya penyaluran bantuan yang sumber dananya dari Provinsi.

Binner leo menyayangkan sikap Pemkab Samosir yang tidak cepat membagikan segala Bantuan yang datang ke Samosir, apalagi disaat pandemi seperti sekarang, banyak warga yang sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah. Jangan tunggu pandemi ini berakhir, tolonglah bantuan itu disalurkan agar tepat waktu dan tepat guna ,ujarnya.

"Tolonglah kalau dipercaya sebagai pemerintah, salurkan bansos yang benar, jangan tunggu lama lama apalagi bikin akal-akalan, cuman itu saja harapan saya " ,pungkasnya.



(Ton's)
×
Berita Terbaru Update