-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bawa Kabur Rp100 Juta, Kawanan Perampok Bertregos Gasak Rumah Toko di Cianjur

Sunday, 21 June 2020 | 11:47 WIB Last Updated 2020-06-21T04:47:35Z

CIANJUR- Nekad, kawanan pencuri perampok bertregos (kedok) gasak masuk rumah dan toko milik, Nanang (46) dan Rina Nurwendah (41) pasangan suami istri (Pasutri) warga Kampung Kebon Pedes RT1/4, Desa Peuteuycondong, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Informasi diterima JabarNews, kejadian tersebut sekitar pukul 02.00 WIB, Sabtu (20/6/2020) malam hari. Kawanan perampok, diketahui pemilik toko (korban) berjumlah sekitar 5 orang. Bukan hanya melakukan pencurian saja, tapi melakukan pengancaman dan kekerasan.

Nanang (46) pemilik toko membenarkan, para pelaku saat bersaksi melakukan kejahatannya itu, dengan cara menggunakan penutup wajah (tregos) masuk ke dalam rumah.

"Melalui jendela ruang tamu, yang tidak terkunci," aku Nanang.

Masih menurut dia, bahkan mengancam segala menggunakan golok. Pelaku menanyakan keberadaan uang dan perhiasan kepada korban, lalu uang berhasil diambil pelaku dari kamar sebesar Rp50 juta, juga perhiasann mas. Seperti kalung, cincin seberat 16 gram, 2 buah handphone (Hp) Oppo dan 3 buah ATM. 

"Malam itu ketakutan dan tidak bisa berkutik dengan istri saya, hingga kawanan perampok bertregos berhasil bawa kabur puluhan juta uang milik kami raib," beber Nanang.

Bukan masuk menggasak rumah saja, tapi dari dalam toko milik korban pun hal sama. Sejumlah barang yang diambil oleh para pelaku rokok berbagai merk diperkirakan Rp20 juta raib dibawa kabur juga.

Sementara, Rina (41) istri Nanang menambahkan, kemudian para pelaku masuk ke dalam kamar. Lalu, setelah itu pelaku mengikat mulut dan tangan dirinya dan suaminya juga.

"Kami takut waktu kejadian, karena saat itu terdesak ditodong golok dan juga mulut dilakban warna coklat," ujarnya.

Keadaan atau suasana rumah di tempat kejadian perkara (TKP) malam itu, hanya dihuni oleh dua orang suami istri, dan kerugian korban kurang lebih sekitar Rp80 juta hingga Rp100 Juta.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Cianjur, Niki Ramdhany mengatakan, sudah ada laporan dari korban, dan telah dicek ke lapangan (TKP). Hanya tinggal melakukan  pengembangan lebih lanjut.


"Saat kejadian korban tidak mengetahui siapa para pelaku tersebut, karena memakai tregos. Ini pencurian dilakukan kekerasan melalui ancaman menodongkan golok saat beraksinya," terangnya, Minggu (21/6/2020).

Sementara, tindakan yang sudah dilakukan pihak kepolisian, telah mendatangi TKP. Lalu, menginventarisir korban serta saksi-saksi. Apabila ada perkembangan, dan kejadian perampokan tersebut, sepenuhnya dilimpahkan sekaligus ditangani Polres Cianjur saat ini.

"Bahkan kami telah melakukan pra rekonstruksi
juga," ujar AKP Niki. 


Redaksi
×
Berita Terbaru Update