-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dinkes Merasa Dirugikan oleh Oknum Pemungut Biaya Fogging

Monday, 22 June 2020 | 20:14 WIB Last Updated 2020-06-22T13:14:49Z
Kabid P2P Dinkes Cianjur, yang juga Jubir Gugus Tugas Pencegahan Covid19 Kabupaten Cianjur memperlihatkan surat palsu yang dibawa oknum pelaku yang mengatasnamakan Dinkes dan memungut biaya penyemprotan disinfektan di lingkungan kantor Imigrasi Perwakilan Cianjur

CIANJUR// - Dinas Kesehatan Dinkes (Kabupaten) Cianjur merasa kecolongan dengan ulah oknum yang mengatasnamakan institusinya, dan memungut sejumlah uang untuk jasa penyemprotan disinfektan di Kantor Imigrasi Perwakilan Cianjur pada Hari Jumat (19/06) kemarin.

"Oknum tersebut meminta uang jasa sebesar Rp. 800 ribu kepada pihak Kantor Imigrasi," ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Cianjur, Yusman Faisal, Senin, (22/06/2020).

Yusman yang juga juru bicara Gugus Tugas Pencegahan Covid19 Kabupaten Cianjur ini menjelaskan, pihak Dinkes sama sekali tidak pernah memungut biaya sepeserpun untuk kegiatan penyemprotan disinfektan atau fogging.

"Saya tegaskan disini, kegiatan fogging yang kami lakukan untuk masyarakat itu gratis. Akan kita sebar surat edarannya," tukas Yusman.

Diperkirakan, apa yang dilakukan oleh oknum tersebut, bukanlah yang pertama kali dilakukannya. Hal itu merujuk pada surat palsu yang dibawanya sudah pada nomor kegiatan ke 20 kalinya. Dan bisa dipastikan juga, pelakunya lebih dari satu orang.

"Parahnya lagi, disurat palsu itu disebut bagian kesehatan lingkungan di Dinkes ini," katanya.

Pihak Dinkes Cianjur merasa dicemarkan nama baiknya dengan ulah oknum pemungut biaya fogging. Namun untuk melakukan upaya hukum, hal itu diserahkan kepada bagian dan pihak yang dirugikan secara langsung. Yakni bagian Kesling Dinkes ataupun pihak Kantor Imigrasi yang dipungut biayanya.

"Yang jelas harus ada efek jera bagi si pelaku," tandasnya. (Rupen)
×
Berita Terbaru Update