-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Menteri KKP RI, Edhy Prabowo Berkunjung ke Cidaun Cianjur, Ada Apa?

Saturday, 20 June 2020 | 12:11 WIB Last Updated 2020-06-20T05:11:29Z

CIANJUR //-Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akan menjadi percontohan lokasi tambak klaster budidaya udang jenis vaname, oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, bekerjasama dengan Kementerian Kehutanan (Kemenhut).

Diketahui, potensial kerakyatan di kawasan lahan Perum Perhutani (Perhut) yang tidak produksi seluas sekitar 4,5 hektar, masuk ke wilayah kerja KRPH Cipandak, BKPH Sindangbarang. Nantinya, akan dikelola oleh masyarakat tergabung di organisasi Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Mandiri, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan.

Menteri KKP RI, Edhy Prabowo mengatakan, rencananya akan bangun lokasi percontohan tambak klaster budidaya udang, dan akan membangun sektor padat karya, di tambak dengan melibatkan masyarakat bekerjasama dengan kehutanan, kementrian kehutanan (Kemenhut), sudah mendukung sepenuhnya.

"Mendukung program ini, semua menteri di sektor infrastruktur juga akan membantu. Salah satunya Dinas PUPR," katanya, Sabtu (20/6/2020).

Jadi akan fokuskan dulu, papar dia. Karena, rencana pembangunan tambak ini model klasternya masih model kecil. Nanti, kalau sudah sukses diperbanyak, khususnya di Jawa Barat umumnya di Indonesia.

Edhy memaparkn, contohnya seperti kunjungan sebelumnya ke Sulawesi selama 5 hari. Melihat banyak peluang, jadi melakukan budidaya yang dulu diartikan merusak mangrove. Artinya, dulu budidaya udang di tambak prioritasnya rendah lahan 1 hektar. 

"Itu hanya bisa menghasilkan 1 ton atau 2 ton maksimal," ujarnya.

Nah, sekarang menurut dia, mau bikin yang insentif. Jadi ruangan yang lebih kecil, tapi melibatkan masyarakat yang lebih banyak, dengan produktivitas hasil yang lebih bagus. Harus fokus, dalam kondisi sekarang, yang mana susah mencari pekerjaan. 

"Saya pikir ini jawaban yang lebih baik, ini kan? alamnya kita jaga masyarakatnya. Kasih pekerjaan dan ekonomi, bisa tumbuh exspor. Sehingga, bisa naik. Berarti investasi rupiah bisa jadi dolar," terang Edhy, dan ini lah semangat yang dibangun, jadi akan melibatkan baik penguasa dan masyarakat.

Terpisah, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Mandiri, Ahmad Alih memaparkan, sangat mendukung dan setuju dengan program pak Menteri KKP RI. Akan dikembangkan dan dibangunnya lokasi percontohan tambak udang VANAME potenisal kerakyatan di lahan Perum Perhutani (Perhut) yang dikelola oleh LMDH Mandiri.

"Mudah-mudahan progaram ini bisa tercapai, bermanfaat, dan bisa mensejahterakan masyarakat sini. Harapan kami bisa terealisasi tentunya," pungkasnya.



Redaksi
×
Berita Terbaru Update