Notification

×

Iklan

Iklan300x100

Pemerintahan Kab. Ciamis Ikuti Hari Jadi Ke-378

Friday, June 12, 2020 | 17:38 WIB Last Updated 2020-06-12T10:38:53Z

CIAMIS//-: Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menggelar peringatan Hari Jadi ke-378 Ciamis, melalui rapat paripurna secara virtual, dan disiarkan secara live streaming melalui Channel Youtube Humas Ciamis pada Jum'at (12/06/2020).

Rapat Paripurna diikuti oleh Bupati Ciamis, Forkopimda, jajaran SKPD Lingkup Pemerintahan Kabupaten Ciamis, Camat, dan Kepala Desa se-Kabupaten Ciamis, Ketua DPRD, dan anggota, hadir pula Perwakilan Gubernur Jawa Barat, Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota Tetangga, yang mengikuti kegiatan melalui zoom cloud meeting.

Bupati Ciamis, dalam sambutannya yang disampaikan di Aula Sekretarait Daerah Kabupaten, mengatakan Peringatan Hari Jadi Ciamis, dengan tema "Dengan Semangat Hari jadi ke-378 Kabupaten Ciamis, Kita Tingkatkan Kepedulian Sosial, dan Satukan Tekad untuk Ciamis, Yang Lebih Baik".

"Tema ini sangat tepat dengan situasi saat ini, keinginan untuk saling membantu, dan saling menolong antar sesama harus dilestarikan," katanya.

Satukan tekad untuk meringankan beban saudara-saudara kita sehingga dapat mewujudkan masyarakat Ciamis lebih baik, terlebih dalam kondisi COVID-19 yang telah berdampak luas, dan mengubah tatanan kehidupan kita

"Peringatan hari jadi Ciamis, yang ke-378 memilki makna penting bagi saya, dan wakil Bupati Ciamis, karena di Tahun 2020 ini merupakan Tahun Pertama dari periode pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah Tahun 2019-2024", ucap Herdiat sapaan akrab Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya.

Herdiat, mengungkapkan dengan adanya refocusing dari mulai anggaran daerah sampai pusat, yang disalurkan untuk JPE (Jaring Pengaman Ekonomi), dan JPS (Jaring Pengaman Sosial), dan berakibat dengan dibatalkan beberapa kegiatan.

Sementara itu, Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana, menuturkan Ciamis tepat berusia 378 Tahun atasnama DPRD Ciamis, menyampaikan Selamat hari jadi Kabupaten Ciamis.

Mencermati situasi kondisi saat ini baik aktifitas masyarakat, maupun perekonomian mengalami penurunanan intensitas yang signifikan, hal itu terjadi karena bencanan non-alam wabah Pandemi COVID-19.

"DPRD Dalam menjalankan fungsi pengawasan lembaga perwakilan rakyat telah berupaya proaktif dalam menjamin berjalannya pemerintahan daerah yang akuntabel," terang Nanang Permana.

Dalam menangani COVID-19 akan menjadi concern kami dalam mengawasi penyaluran bansos tunai, sembako dan lainnya.

"Pelaksanaan penyaluran sembako sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, namun dilapangan masih ditemukan tantangan dan hambatan karena belum adanya proses validasi data yang secara rutin dilakukan baik tingkat bawah maupun nasional,"imbuhnya.

Diperlukan evaluasi data yang secara menyeluruh didalam pemenuhan akurasi data yang dapat dipertanggungjawabkan maupun dari segi penyalurannya. Hal tersebut akan menjadi pengawasan utama kami dalam program kerja kedepannya.

"Kejadian pandemi COVID-19 merupakan tantangan kemanusiaan yang memerlukan solidaritas bersama dan bantuan untuk saling membantu dengan sumber daya yang dimiliki masing-masing," jelasnya.

Nanang Permana, mengajak semua pihak untuk mendukung memutus mata rantai COVID-19, karena hal itu merupakann kewajiban bersama sebagai manusia.

Sambutan Gubernur Jawa Barat yang diwakili Kabiro Pemerintahan dan Kerjasama Provinsi Jawa Barat, Dani Ramdhan, menyampaikan selamat Hari Jadi kabupaten Ciamis ke-378 Tahun 2020.

"Sehubungan dengan wabah Pandemi COvid-19 yang mengharuskan kita menerapkan physical dilakuk secara online melalui video conference," Iimbuhnya.

Ada rasa, dan kesan berbeda yang akan menjadi cerita, sampai anak cucu kita nantinya.

"Satu-satunya kekuatan yang bisa diandalkan adalah modal sosial dimana yang kuat menolong yang lemah sebagai gotong royong bersama-sama", ucapnya.

Ia mengatakan, Peringatan hari jadi Ciamis ke-378 memang dirayakan di situasi diluar kebiasaan, tapi tidak mustahil akan menjadi adaptasi kebiasaan baru yang akan diteruskan di masa depan.

"Meski covid-19 berlalu, mungkin kebiasaan kita dalam berkehidupan tidak akan kembali seperti dahulu oleh karena kita harus beradaptasi terhadap kebiasan baru dan berpola hidup sehat dan bersih," jelasnya.


Dani, menuturkan COVID-19 adalah ujian kepemimpinan bagi kita, kepemimpinan dari mulai pusat sampai desa merasakan hal tersebut.

"Ada pemimpin yang berhasil ada pula uang gagal, itu didasarkan kecepatan kebijakan dalam menangai covid-19," terangnya.

"Mari kita tetap bersemanagat menggalakan kehidupan yang dinamis" tutup Dani Ramdhan.


Baehaki
×
Berita Terbaru Update