Notification

×

Iklan

Iklan300x100

Pikiran Jernih Dalam Semangat Pagi Bersama Agustinus Nahak

Tuesday, June 16, 2020 | 08:03 WIB Last Updated 2020-06-16T01:03:16Z

Jakarta//-"Tak usah mencari jauh-jauh di sekeliling kita dengan mudah kita bisa temui orang-orang yang berpikir dengan hati. Ya, dengan hati bukan dengan pikiran. Mereka adalah orang-orang yang merasa bahwa diri mereka yang sebenarnya memang berada di hati mereka, bukan apa yang mereka pikirkan."Papar Agustinus Nahak dalam pesan daringnya di Jakarta, Selasa (16/06). 

Ketua Umum Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Bersatu DPD Bali dan Forum Bela Negara (FBN) DPD Bali ini mengatakan "Mereka adalah orang-orang yang cenderung membuat keputusan dan bertindak berdasarkan apa yang mereka rasakan, bukan apa yang mereka pikir paling rasional."Tandasnya.

"Ciri utama orang yang berpikir dengan hati adalah mereka adalah orang-orang yang emosional secara alami. Penelitian bahkan menemukan bahwa mereka bahkan biasa membahas masalah yang kontroversial hingga memutuskan untuk terlibat dalam kegiatan donasi atau tidak berdasarkan apa yang mereka rasakan pas."Ungkap Nahak.

"Pagi! Mari sejenak kita memikirkan satu hal menarik berikut ini. Mungkinkah selembar daun kecil bisa menutupi bumi yang luas ini? Menutupi telapak tangan saja sulit. Namun, bila daun kecil itu menempel di mata kita, maka tertutuplah bumi ini."Ujarnya.

"Sama halnya dengan diri kita ini. Bila diri kita ditutupi pikiran buruk sekecil apapun, maka kita akan melihat keburukan di mana-mana. Untuk itu, jangan pernah menutupi mata kita walau hanya dengan daun kecil. Jangan menutupi diri kita dengan pikiran buruk, walau hanya seujung kuku."Tutur Nahak.

"Air di lautan yang luas takkan pernah sanggup menenggelamkan sebuah perahu kecil di atasnya. Kecuali, perahu itu dimasuki oleh air.
Demikian juga dengan kehidupan kita ini. Gosip, kejahatan, dan segala hal negatif akan selalu ada di sekeliling kita.
Namun semua itu takkan mampu menenggelamkan kita, kecuali kita membiarkan semua itu masuk dalam pikiran kita. Untuk itu isi hati kita dengan pikiran yang jernih, niscaya sepanjang hidup ini akan menjadi berkat bagi semua."Pungkas Nahak.

Laporan: Jalal
×
Berita Terbaru Update