-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ratusan Minuman Keras Diamankan Ketika Polres Banjar Gelar Patroli Gabungan

Sunday, 21 June 2020 | 09:16 WIB Last Updated 2020-06-21T02:16:26Z

BANJAR: Dalam patroli gabungan rutin Kepolisian Resor Banjar, bersama Personil Subdenpom Banjar, serta Personil Kodim 0613/Ciamis, berhasil amankan ratusan liter minuman keras jenis tuak.

Minuman keras jenis tuak tersebut diamankan dari seorang wanita Inisial KP (41), di rumahnya di sekitar Lingkungan Sumanding Wetan, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (20/06/2020) malam.

Minuman tuak yang berhasil diamankan sebanyak 216 liter.


Tuak tersebut dikemas dalam jerigen, ember, tong, maupun plastik.

Kapolres Banjar, AKBP., Melda Yanny, S.I.K., M.H., melalui Kasat Narkoba Polres Banjar, AKP., Usep Supian, S.H., mengatakan berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di rumah KP (41), yang berlokasi di Lingkungan Sumanding Wetan, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, diduga telah menjual, atau mengedarkan minuman jenis Tuak.

"Menurut informasi masyarakat bahwa di rumah ini KP tersebut, menjual minuman keras jenis tuak" kata Kasat Narkoba Polres Banjar.

Lebih lanjut AKP., Usep, menjelaskan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 Perda Kota Banjar No 4 Tahun 2009, tentang larangan peredaran minuman beralkohol, selanjutnya anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar, dengan dipimpin langsung oleh Kapolres Banjar, AKBP., Melda Yanny, S.I.K., M.H., melakukan penggeledahan di rumah tersebut, dan ditemukan sebanyak 216 liter minuman keras jenis tuak.


"Iya, setelah mendengar informasi tersebut dengan dipimpin langsung oleh Kapolres Banjar, bersama personil Subdenpom Banjar, dan Kodim 0613/Ciamis, yang kebetulan sedang patroli gabungan skala besar tersebut langsung menggeladah rumah tersebut, dan ditemukan minuman keras jenis tuak ini" ucap AKP., Usep Supian.

Selanjutnya barang bukti, bersama pemilik minuman keras tersebut yang berinisial KP, diamankan di Polres Banjar, untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.



Baehaki
×
Berita Terbaru Update