-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Resmi, 32 Pasutri Warga Cikalong Cianjur Melaksanakan Isbat N

Friday, 19 June 2020 | 22:21 WIB Last Updated 2020-06-19T15:21:14Z

CIANJUR- //Sebanyak 32 pasangan suami (Pasturi) dari Kecamatan Mande dan Kecamatan Cikalong, melaksanakan ISBAT NiKAH, difasilitasi oleh Kodim 0608 Cianjur, bekerjasama dengan Pengadilan Agama (PN) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (19/6/2020).

Pelaksanaan Isbat nikah tersebut, di aula Desa Cinangsi, Kecamatan Cikalong. Tujuannya, untuk mendapatkan legalitas atau bukti pernikahan secara sah di mata hukum, selain agama.

Ketua Majelis Pengadilan Agama (PA) Cianjur, Asep mengatakan, menjadi dasar pelaksanaan kegiatan isbat nikah massal, adalah Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 1 Tahun 2015, tentang Pelayanan Terpadu Sidang Keliling Pengadilan Negeri (PN) dan Pengadilan Agama/Mahkamah Syar'iah, dalam rangka penerbitan akta perkawinan, buku nikah dan akta kelahiran.

"Khusus kepada masyarakat yang tidak mampu ,dalam hal ini tentang melaksanakan isbat pernikahan," jelasnya.

Program isbat nikah massal ini, papar Asep, mengoptimalkan untuk masyarakat yang tidak mampu, atau pra sejahtera yang tentunya sudah memenuhi syarat-syarat.

"Ya, sesuai dengan peraturan pemerintah," pungkasnya.

Sementara itu, Dandim 0608/Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani diwakili melalui Kasdim 0608/Cianjur, Mayor Suntoro mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan, tetap mengedepankan protokol kesehatan. Sesuai anjuran pemerintah terkait pandemi Covid -19. Diantaranya seperti selalu mencuci tangan, penerapan phisycal distancing. 

"Selain itu, cek suhu tubuh kepada semua yang hadir dalam kegiatan tersebut di Kecamatan Cikalong. Penyelenggaraan isbat nikah massal ini, sebagai bentuk kepedulian TNI, untuk membantu masyarakat," katanya.

Khususnya masyarakat yang tidak mampu, masih papar Mayor Suntoro, bisa mendapatkan bukti legalitas pernikahan. Karena, terbentur masalah ekonomi. Status pernikahan pasangan suami isteri (Pasutri) sangatlah penting, untuk disahkan. 

"Bukan hanya sah secara hukum agama. Tapi juga sah secara hukum pemerintah, dan tercatat di dokumen negara juga," terang dan tutupnya.

Terpisah, Usman Jamili (65) dan Ade Nuriah (50) pasangan pasutri mengaku, senang dan sangat berterima kasih kepada Kodim 0608/ Cianjur, dan Pengadilan Agama (PA) yang sudah memfasilitasi, untuk bisa melakukan Isbat nikah.

"Tentunya sangat membantu sekali, untuk kami. Sehingga bisa mendapatkan bukti pernikahan sah yaitu buku nikah," ucapnya.


Alhamdulillah, masih kata Usman, kini sudah mendapatkan buku nikah sebagai bukti pernikahan. 

"Nanti bisa mengurus surat-surat yang lainnya, karena sudah ada buku nikah," paparnya



Redaksi
×
Berita Terbaru Update