Notification

×

Iklan

Iklan300x100

Satpol PP Datangi Bangunan Yang Diduga Ilegal, Pihak Pembangun Sebut Nama Walkot Tanjungbalai

Friday, June 26, 2020 | 00:45 WIB Last Updated 2020-06-25T17:45:34Z
Diduga bangunan Ilegal, Satpol PP Kota Tanjung Balai lakukan sidak

TANJUNGBALAI - Dinas Perijinan Terpadu Satu Pintu kota Tanjung Balai beserta Satpol PP di saksikan M Maspar Camat Sei Tualang Raso dan Lurah Sei Raja,melakukan kegiatan penghentian pengerjaan bangunan yang di duga ilegal di Jalan D.I Panjaitan,Kelurahan Sei Raja,Kecamatan Sei Tualang Raso,Kota Tanjung Balai, Kamis (25/06/2020) siang.

Pantauan wartawan di lokasi, pada saat Kasatpol PP dan Kabid Trantib melakukan perintah untuk penghentian pengerjaan bangunan yang di duga Ilegal tersebut, seseorang dari pihak perusahaan pengembang menghampiri petugas serta menyebut nama Walikota dan mengatakan bahwa semua izin bangunan nya lengkap.

Sementara itu Kadis Penanaman Modal dan Perijinan Satu Pintu Kota Tanjung Balai Edward mengatakan kepada wartawan bahwa bangunan yang berada di Jalan D.I Panjaitan, Kelurahan Sei Raja,Kecamatan Sei Tualang Raso tersebut sama sekali tidak memiliki izin.


"Ya sampai hari ini pihak pemilik bangunan itu belum ada mengurus izin sama kami setau saya itu milik PT Arkako Deli Mas, kalau izin yang lama itu ada tapi sudah mati,ya saya minta la kepada instansi terkait untuk melakukan pengawasan agar bangunan tersebut tidak di lanjut pembangunan nya sampai izin mereka di urus atau di perpanjang," jelas Kadis Perizinan.

Seperti diketahui Setiap bangunan gedung harus memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis sesuai dengan fungsi bangunan gedung (Pasal 7 ayat [1] UUBG). Persyaratan administratif bangunan gedung meliputi persyaratan status hak atas tanah, status kepemilikan bangunan gedung, dan izin mendirikan bangunan(Pasal 7 ayat [2] UUBG).

S.E Sitorus
×
Berita Terbaru Update