-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Tak Terima Ditegur, Diduga Pengemudi Mobil Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas

Sunday, 21 June 2020 | 06:06 WIB Last Updated 2020-06-20T23:06:17Z

SUBANG //- Rekaman Closed Circuit Television (CCTV) dari sebuah toko di sekitar tempat kejadian laka-lantas yang melibatkan sebuah mobil jenis SUV dan dua unit sepeda motor, beredar di beberapa WA Group, Sabtu (20/06/2020).

Terpantau pada CCTV, sebuah mobil dalam kecepatan tinggi menghantam pengendara motor yang berada didepannya hingga terpental keras ke sisi kiri jalan, lalu mobil itu mengarah ke seberang jalan hingga menabrak satu pengendara motor lainnya sampai mobil tersebut terpelintir dan berbalik arah kemudian kabur dengan kembali memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Peristiwa tersebut diduga terjadi di Desa Kamarung, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang - Jawa Barat, yang menyebabkan seorang pengendara motor mengalami luka parah dibagian kepala hingga menyebabkan tewas ditempat, dan  seorang pengendara motor lain dari arah berlawanan hingga mengakibatkan luka berat patah tulang di beberapa bagian tubuh pengendara motor, pada Kamis (18/06/2020) malam sekira Pukul 20.00 WIB.

Korban tewas akibat kejadian tragis tersebut diketahui kemudian merupakan Anggota Kepolisian Sektor Compreng Polres Subang - Polda Jabar, Brigadir Andi Suwandi yang kemudian dikebumikan keesokan harinya di TPU Kp. Nagrogjaya Ds. Sukamulya, Kec. Pagaden, Jumat (19/06/2020) pagi.

Lebih lanjut, dari informasi yang terhimpun, peristiwa tragis tersebut diduga ada faktor kesengajaan dari pengemudi mobil SUV yang kemudian teridentifikasi merek Datsun Go Panca berwarna hijau muda metalik dengan Nopol D xxxx xxx bernama AP warga Kec. Cipunagara - Subang, yang tidak terima saat dirinya ditegur oleh korban (alm. Brigadir Andi yang saat itu sedang lepas dinas), karena mobil yang dikendarai AP melakukan manuver berbahaya bagi pengguna jalan lain dan hampir menyerempet istri korban yang mengendari motor berbeda secara beriringan dengan korban.

Setelah terlibat cekcok mulut dan dilerai warga sekitar, korban kemudian mengalah dan melanjutkan perjalanannya.

Namun naas bagi korban, selang beberapa menit, ternyata AP (diduga dalam pengaruh minuman keras) kemudian diduga sengaja mengejar korban dan menabraknya dengan kecepatan tinggi dari belakang, hingga korban terpental dan mengalami luka parah di bagian dada sebelah kiri dan kepala hingga tewas ditempat.

Dalam hitungan jam dari kejadian, terduga AP berhasil diciduk dan diamankan di Mapolres Subang.



Laporan: Aahamzah
×
Berita Terbaru Update