-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Anak Jonatan Sihotang Pekerja Migran Malaysia Diancam Hukuman Mati Berdoa Agar Papaknya Diampuni

Kamis, 30 Juli 2020 | 10:32 WIB Last Updated 2020-07-30T03:32:17Z
Anak jonatan sihotang, berdoa dan meminta agar papaknya terlepas dari hukuman mati

JOURNALNEWS//- Pengurus PRRSB Indonesia berencana akan ke Malaysia jumpa keluarga Terbunuh oleh Jonathan dengan satu tujuan minta maaf. keluarga besar mengharapkan akan di bukakan pintu maaf demikian PATAR SIHOTANG selaku Sekretaris wilayah Jabodetabek yang sangat intens mengurus kasus tsb.

"kita akan minta maaf kepada keluarga ,dan kita akan Mohon doa juga agar mereka memberikan keringanan , tentunya sesuai prosedur hukum di negeri seberang, " ujarnya.

Di pihak lain Pengurus HBB Indonesia Lamsiang Sitompul , berharap para pengacara kondang Bangso Batak bersimpati dan ikut memperjuangkan keringanan hukuman kepada Jonathan.

Informasi yang di himpun dari Malaysia melalui istri Jonatan saat ini Jonatan baik baik dan sehat di penjara , dan di infokan pula Jonatan baru saja di kunjungi pastor.
Sementara anak anak Jonatan yang tinggal disiantar bersama oppung nya berharap kepada Tuhan melalui doa khusus semoga ayah Jonatan terbebas dan bisa berjumpa lagi.

Jonatan Sihotang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Pematangsiantar, dituntut hukuman mati di pengadilan negara Malaysia.

Keluarga besar Sihotang se-Indonesia yang diwakili oleh pengurus organisasi marga Sihotang akan datang ke Malaysia dan menemui keluarga korban Sea Seok Nee. Marga Sihotang untuk meminta pengampunan kepada pemerintah Malaysia dan keluarga.

“Dalam waktu dekat kami akan berkunjung ke Malaysia, kami akan minta maaf terutama kepada pihak keluarga atas khilaf yang dilakukan Jonatan mengakibatkan Sea Seok Nee meninggal dunia. Karena kalau pihak keluarga memaafkan akan ada keringanan hukuman, paling tidak hukuman seumur hidup,” kata Ketua Umum Punguan Pomparan Raja Sigodang Ulu Sihotang Sumut-Aceh Manahan Sihotang, Selasa (28/07/2020).

Jonatan Sihotang membunuh majikannya Sea Seok Nee, warga Kilang Toto Food Trading, Kampung Selamat, Tasek Gelugor, Malaysia.

Peradilan Malaysia menuntutnya dengan  hukuman mati. Persidangan tinggal satu kali lagi yakni putusan. Sebelum vonis dijatuhkan, harus ada upaya advokasi, terutama dari pemerintah Indonesia agar ada keringanan hukuman.

Manahan Sihotang berharap dukungan moral dari warga Indonesia di manapun berada, ikut berpartisipasi memberikan dukungan atau permohonan kepada pemerintah dan  membelanya.

Jonatan menjadi TKI untuk menghidupi dua anak anak dan istrinya yang tinggal di Pematang Siantar. Ia menghilangkan nyawa majikan dalam keadaan terpaksa.

Ketua Punguan Pomparan Raja Sigodang Ulu Sihotang Sumut-Aceh Manahan Sihotang.

“Ini adalah persoalan gaji, majikannya tidak konsekuen dalam penggajian, seharusnya dibayar RM 15.000 per tahun, tapi sering tidak digaji. Kalaupun digaji hanya RM 3000 setahun, akibatnya terdakwa emosi dan melakukan pembunuhan. Dia seorang TKI yang baik. Meski sudah 5 tahun dizolimi majikannya, dia tidak melakukan tindakan apa-apa, dan tetap bertahan meski tidak digaji. Mungkin Jonatan sudah tidak sanggup lagi dengan kekejian majikannya sampai-sampai ia melakukan pembunuhan itu,” kata Manahan.

Dia bermohon kepada Presiden Jokowi untuk melakukan lobi-lobi kepada pemerintahan negara Malaysia agar Jonatan diberi keringanan hukuman sehingga terhindar dari vonis mati.

Saya sedih mendengar anak jonatan sihotang, berdoa dan meminta agar papaknya terlepas dari hukuman mati.Kepada keluarga Sihotang yang menyurati Presiden Jokowi, Menko Polhukam, Menkum dan HAM, Mendagri, Menteri Tenaga Kerja, Komnas HAM dan Konjen Malaysia, ia berharap, surat yang dikirim melalaui divisi hukum Sihotang yakni Dr Tommy Sihotang bisa ditanggapi segera oleh pemerintah. Mengingat sidang Jonatan Sihotang tinggal sekali lagi ||tim(*)
×
Berita Terbaru Update