-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

BLT-DD Bulan Ke-4 Mulai Tersalur Di Sejumlah Desa

Rabu, 22 Juli 2020 | 12:43 WIB Last Updated 2020-08-01T00:14:17Z

SUBANG //-Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar (Gus Menteri) menyampaikan bahwa Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bulan ke-4 telah tersalur di sejumlah desa dengan nominal Rp 300.000,- rupiah per Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

"Hari ini (BLT-DD termin ke-2) juga sudah ada yang salur untuk bulan ke-4 dengan nominal Rp 300.000 per bulan per KPM di  645 desa, dengan nilai Rp 17,55 miliar.
Jadi yang bulan ke-4 itu sama dengan termin ke-2 bulan pertama atau tahap  pertama termin ke dua.
Jadi total BLT-DD tersalur bulan 1-4 sudah mencapai Rp 10,83 triliun," jelasnya pada Zoom Vicon dengan wartawan, Selasa (21/07/2020) siang.

Gus Menteri menambahkan, bahwa 81% KPM BLT-DD adalah keluarga miskin yang baru kali ini mendapatkan bantuan, 15% diantaranya merupakan masyarakat yang mengalami kehilangan mata pencaharian, sehingga menurutnya, BLT-DD adalah merupakan arahan kebijakan yang tepat dari Presiden Jokowi bagi masyarakat desa.


"Hari ini 861.757 orang kelompok masyarakat laki-laki kehilangan mata pencahariannya, sementara untuk kelompok perempuan berjumlah 328.596 orang. 
Itu artinya kebijakan Bapak Presiden terkait dengan penggunaan dana desa untuk BLT-DD ini sangat tepat sekali, karena kenyataan yang ada dilapangan menunjukkan bahwa mayoritas penerima BLT-DD adalah mereka yang seharusnya selama ini mendapat jaring pengaman sosial tetapi tidak terdata, kemudian terdata oleh BLT-DD," ucapnya.

Dari angka yang ada, 88% KPM BLT-DD ialah keluarga petani di desa, terdiri dari kelompok kepala keluarga (KK) laki-laki dan kelompok perempuan yang menjadi kepala keluarga (Pekka), yang terdistribusi kepada berbagai jenis pekerjaan diantaranya buruh tani, petani penggarap atau penyewa, dan jenis pekerjaan petani gurem dengan luas garapan lahan sempit dengan rata-rata luas 0.4 ha.


Tercatat, 58% BLT-DD tersalur membantu Pekka berumur tua (45 th ke atas), dan ternyata 71% populasi Pekka didominasi golongan usia tua, selebihnya, sejumlah 29% populasi Pekka produktif ada pada rentang usia 15-44 tahun.

Dominasi BLT-DD berikutnya tersalur kepada buruh pabrik yang didominasi Pekka, juga tersalur kepada nelayan dan penyedia jasa dengan mayoritas penerima dari kelompok KK laki-laki.


Laporan: Aa Hamzah
×
Berita Terbaru Update