-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

CV. Tri Putra Mandiri Jelaskan Pungsi Perusahaan Konsultan Pengawas

Thursday, 2 July 2020 | 20:42 WIB Last Updated 2020-07-02T13:42:06Z
CV. Tri Putra Mandiri jelaskan pungsi perusahaan konsultan pengawas pada setiap proyek negara adalah meminta pelaksana pembangunan menambah obyek bila dinilai ada kekurangan, ataupun meminta memperbaiki apabila ada objek pembangunan yang jelek.

JOURNAL CIANJUR //- Peran dan pungsi sebuah konsultan pengawas pada setiap proyek negara hampir luput dari perhatian publik. Masyarakat lebih fokus pada pelaksana proyek bila menyangkut sebuah kualitas objek pembangunan.

"Makanya sangat aneh bila ada pihak yang mengejar konsultan pengawas bila menyangkut sebuah kualitas proyek pembangunan," ujar Direktur CV. Tri Putra Mandiri Diki Rusman Permana, Kamis (02/06/2020).

Diki yang saat ini menjadi pengawas pembangunan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur ini menjelaskan, pungsi sebuah perusahaan konsultan pengawas adalah untuk memastikan semua proses pembangunan yang dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan spesifikasi yang sudah ditentukan.

"Bila dalam pelaksanaan proyek pembangunan sekolahnya ada yang kurang, kita akan minta ditambah. Bila ada yang jelek anak kita akan akan meminta pelaksana untuk memperbaikinya," katanya.

Menurutnya, terkadang persoalan atau kendala teknis sering menjadi sebuah kendala dalam pelaksanaan proyek pembangunan. Misalnya dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) tidak tercantum sebuah spesifikasi atau jenis kebutuhan, namun yang tidak tercantum itu sangat penting keberadaannya.

"Misalnya, dalam spesifikasi tidak tercantum pemasangan engsel, padahal engsel pintu atau jendela itu kan sangat dibutuhkan. Disini, kebijaksanaan dari pihak pelaksana proyek lahyang harus dikedepankan," tambah Diki.

Lebih lanjut Diki memaparkan, walaupun pihaknya mempunyai legalitas sebuah konsultan pengawas, namun pungsi pengawasan terhadap sebuah proyek pembangunan milik negara, sebenarnya bisa dilakukan oleh siapa saja.

"Makanya, bila dinilai adanya kekurangan pada sebuah proyek pembangunan, lalu malah konsultan pengawas yang dikejar-kejar, kan jadi lucu," tutup Diki.




(Rupen)
×
Berita Terbaru Update