-->

Notification

×

Kepala Desa Wanajaya Sambut Baik Kedatangan KPK Jabar Koorwil Sukabumi Utama Palabuhanratu, Dan Siap Bersinergi dalam Hal Pencegahan Tipikor

Friday, 24 July 2020 | 19:13 WIB Last Updated 2020-09-22T15:50:01Z

SUKABUMI //-Komite Pencegahan Korupsi Jawa Barat (KPK JABAR) Koorwil Sukabumi Utama Palabuhanratu, yang diketuai Oleh E.Suhendi atau yang lebih dikenal dengan sebutan Uyut Menyan, merupakan lembaga Independen yang sesuai dengan tupoksinya yaitu dalam hal Pencegahan tindak Pidana Korupsi.

Ketua koorwil Sukabumi Utama Palabuhanratu (E.Suhendi) mengambil sikap dan melakukan klarifikasi kepada salah satu media terkait adanya pemberitaan  yang dibuat Oleh media tersebut.atas pemberitaan yang tidak benar adanya, serta adanya kesalahan penulisan juga informasi yang tidak jelas. Ketua  koorwil Sukabumi Utama palabuhanratu langsung memerintahkan beberapa anggotanya untuk melakukan klarifikasi terkait isu pemberitaan pencatutan yang mengatasnamakan KPK-Jabar tersebut kepada Kades Wanajaya (Dedi), sekaligus memberikan Edukasi terkait  tentang visi dan Misi dan eksistensi KPK Jabar yang ada di koorwil Sukabumi Utama Palabuhanratu,tentu saja Hal tersebut disambut baik Oleh Kepala Desa Wanajaya .(24/7/2020).

Ketika dimintai keterangan oleh anggota tim investigasi KPK-jabar diantaranya: Endi Kurniawan dan Redha Saeful Hidayat S.IP, Kades Wanajaya (Dedi) sangat kooperatip dalam hal memberikan keterangan terkait informasi  pemberitaan yang ada di salah satu Media.

"Sebenarnya pemberitaan ini sudah lama,awal Mula adanya pemberitaan ini adalah  muncul dari Dari anggaran BLT -DD (Bantuan  Langsung Tunai Dana Desa). Ini kejadian bareng dengan kejadian yang ada di salah satu Desa , ini pun kami sudah dipanggil oleh pihak kejaksaan untuk dimintai keterangan kebenarannya. Yang saya herankan secara pribadi kepada media itu pemberitaannya sangat tidak benar. Dari judulnya saja tidak relefan,  Bantuan Gubernur dan Kemensos. Tapi kenapa Yang d beritakan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa. Jadi ga nyambung menurut saya. Kemaren aja di beritakan oleh media lain sama perihalnya "judulnya Bantuan gubernur dan kemensos, tapi pembahasannya BLT dana Desa.Jadi kalau  menurut saya data Dan  informasi tidak  berimbang, kamipun merasa heran dengan dengan pemberitaan tersebut,.tutur kades  kepada Tim KPK Jabar Dan wartawan Journal News.(24/7/2020).

Kami atas nama Pemerintahan Desa Wanajaya Merasa keberatan terkait pemberitaan tersebut. Saya klarifikasi bukan pemotongan BLT dana Desa tetapi pengalihan, karena si penerima bantuan dana tersebut ganda. Maka dari itu saya antisipasi dihawatirkaan penerima bantuan tahap selanjutnya ganda juga. Dikarenakan pada saat itu adanya Tekanan dari masyarakat terhadap pemerintah Desa sangat tinggi, Terkait bantuan  covid 19,"masyarakat yang menerima bantuan tidak merata karena di sebabkan berbagai hal, beda lagi yang terjadi  pada saat ini, karena kita sudah mengantisipasi sebelumnya, 
 "Kades yang penting tahap selanjutnya Lancar, sehingga tidak ada permasalahan dari yang punya kebijakan juga masyarakat, intinya kondusif".kata kades (24/07/2020)

Saya tegaskan Kalo maslah Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari dana Desa tidak ada pemotongan, apabila ada kejadian saya siap bertanggung jawab.

Tidak sembarangan Pemdes mengambil kebijakan , tentu saja berdasarkan hasil kajian Dan Musyawarah baik dengan BPD,RT,RW Dan kadus, Kami juga paham dan harus mengikuti aturan/prosedur yang berlaku. 
Adapun adanya kesalah pahaman cara saya berkomunikasi dalam penyampaian atau pihak Desa kurang dipahami, mohon maaf Mungkin menurut saya tidak paham dalam penyampaian maka dari itu disanalah muncul  pemberitaan.

Jadi initinya saya dijadikan objek dan merasa dimanfaatkan oleh pihak lain, sehingga banyak pemberitaan simpang siur. Kalau masalah kemensos saya siap bertanggung jawab kalau memang kebijakan kami salah.Kami pun sebelumnya sudah di panggil oleh pihak terkait. Untuk klarifikasi permasalahan tersebut.

Selanjutnya Kades Wanajaya memberikan apresiasi kepada KPK Jabar Koorwil Sukabumi Utama Palabuhanratu karena baik dalam dalam Hal penyampaian terkait  pencegahan Tipikor, harapan kades tersebut KPK Jabar korwil palabuhanratu bisa memberikan Edukasi terkait aturan hukum dan perundang-undangan agar lebih paham dalam menyikapinya. Supaya korupsi lebih diminimalisir serta desa ini lebih baik ke depannya.

Kades pun meberi peluang untuk bersinergi terkait kemajuan dan perkembangan desa, dalam hal pembangunan infrastruktur, serta menjalankan program pemberdayaan Masyarakat di bidang Pendidikan (agar sumber daya manusia desa Wanjaya lebih Cerdas dan maju) serta mengedepankan program ekonomi kerakyatan juga menggali potensi sumber daya alam yang ada di desa Wanajaya, serta meningkatkan  Kesehatan.

Harapan Kedepan Kades Wanajaya (Dedi) berupaya semaksimal mungkin untuk kemajuan desanya yang pertama menciptakan masyarakat kondusif dulu. Serta Tujuan Kades itu dituangkan dalam Visi Dan Misi, supaya berjalan lancar dalam menjalankan roda pemerintahan desa dan disesuaikan dengan target berkala mulai dari 1 tahun- 2 tahun- sampai habis masa jabatannya itu sama, ber keinginan desa kami berkembang dan lebih baik lagi.

Tetapi  karena terkendala oleh adanya  covid 19 program kemajuan desa agak sedikit terhambat. Tetapi Kedepannya insyallah kami akan bersinergi dengan semua elemen masyarakat desa Wanajaya dalam hal Pembangunan infrastruktur agar lebih baik, mulai dari pembangunan insfrastruktur pemerintah desa sebelumnya kita lanjutkan, dan melakukan perbaikan. Serta kita tata dengan baik.

Untuk Pelayanaan publik pun kita tingkatkan dari mulai IDM desa tertinggal menjadi desa berkembang serta peningkatan SDM, agar semua berimbang dan berjalan lancar. 

"Ketika pembangunan bagus, Kesehataan bagus, perekonomian bagus, tetapi tidak dibarengi SDM yang mumpuni , maka itu pun kurang bagus juga. Jadi harus seimbang," tutur kades (Dedi), 

Agar potensi desa yang akan digali kedepannya menjadi lebih baik. Kalo kami terlalu ketergantungan kepada pemerintah pusat maupun Daerah Jangan harap 2025 desa Wanajaya menjadi berkembang atau maju. Ketika ada Wacana Penghapusan DD oleh kebijakan pusat, menurut UU. No 2 tahun 2020 kami pemerintah desa Wanajaya menolak adanya wacana tersebut. Karena untuk kemajuan pembangunan Desa tanpa adanya bantuan DD dari pemerintah pusat tidak akan berjalan dengan baik, Serta perekonomian pun akan terhambat. Jadi perekonomian ini harus berimbang dan meningkat.

Jadi Harapan pemerintah desa Wanajaya bersinergis dengan pihak manapun, Sesuai dengan Visi dan Misi yang sudah di tuangkan di dalam RPJMDES, Keinginan desa kami berkerkembang juga lebih baik.

Endi Kurniawan pun memaparkan kepada wartawan Journal News, Kami pun dari KPK-Jabar akan melakukan  langkah terbaik,strategi yang akan kami lakukan diantaranya :
1.Tindakan Preventif 
2.Tindakan Deduktif
3.Tindakan Represif
Tentu saja hal ini pasti kami lakukan sebagai langkah atau tindakan untuk program pencegahan tindak pidana Korupsi. 

Ketika disinggung terkait legalitas oleh kades  mengenai Kompetensi Anggota KPK JABAR Koorwil Sukabumi Utama Palabuhanratu, Endi Kurniawan selaku anggota Investigasi menerangkan sebagian besar sudah mengikuti berbagai pelatihan terkait penanganan Tipikor, diantaranya mengikuti Diklat Ombudsman, Paralegal, dan e-learning yang diselenggarakan oleh KPK RI, tentunya hal ini menjadi pengetahuan dasar untuk terjun didalam bidang pencegahan Korupsi.


Pemerintah Desa Wanajaya (Dedi) merupakan salah satu Kepala desa yang baru melaksanakan tugas di pemerintahan dan ingin bersinergis dengan KPK-JABAR untuk kemajuan juga perkembangan desa menjadi lebih baik,dari desa tertinggal menjadi desa berkembang. Serta lebih kompeten untuk memimpin Desa Wanjaya 6 tahun ke depan. 

Selain itu tim investigasi KPK-jabar Koorwil Sukabumi Utama Palabuhanratu membahas tentang strategi dan langkah dalam pencegahan Tipikor, hal tersebut disambut baik oleh Pak kades,

"Desa Wanajaya siap untuk bersinergi dengan KPK JABAR Koorwil Sukabumi Utama Palabuhanratu dalam bidang pencegahan Tipikor."kata kades(24/7/2020).

Kami KPK JABAR Koorwil Sukabumi Utama Palabuhanratu akan membangun sinergitas dengan Pemdes Wanajaya, dalam hal Edukasi dan pendampingan mengenai pencegahan Tipikor.
"Jangan sampai minimnya pengetahuan mengenai Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sehingga dimanfaatkan oleh Oknum tertentu, untuk kepentingan pribadi dan golongannya" . (24/7/2020).


Laporan : E N

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update