-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Polemik Baliho menjelang pilkada di kabupaten Cianjur

Friday, 3 July 2020 | 11:19 WIB Last Updated 2020-07-03T04:19:49Z

JOURNAL CIANJUR //- Ketua (DPC) Pospera, adi supriadi menyayangkan adanya baligo salah satu bakal calon bupati, yang dalam baligonya ada gambar terlihat seperti lambang negara burung garuda. Namun berdeda karena terlihat seperti patah patah dalam gambar tersebut.

 "Burung garuda sebagi lambang negara tak patut untuk di buat seperti itu, karena ada ketentuan hukum di dalamnya Saya agak kurang paham dengan tersebarnya baligo tersebut, dengan gambar burung garuda yang berbeda. Apakah ini sengaja di buat atau apa saya tidak tau, yang pasti ini sangat menyakitkan buat rakyat tidak hanya rakyat cianjur, tapi rakyat indonesia, permasalahanya yang salah, yang membuat baligo tersebut, atau orang yang menyuruh membuat baligo, atau bakal calon itu sendiri, apalagi bakal calon tersebut purnawirawan TNI harusnya dia lebih mengerti tentang hal ini, Pasal 69 UU No. 24/2009 :
 Dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun
 atau denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta
 rupiah), setiap orang yang:
 a. dengan sengaja menggunakan Lambang Negara yang
 rusak dan tidak sesuai dengan bentuk, warna, dan
 perbandingan ukuran;
 b. membuat lambang untuk perseorangan, partai politik,
 perkumpulan, organisasi atau perusahaan yang
 sama atau menyerupai Lambang Negara
 c. dengan sengaja menggunakan Lambang Negara untuk
 keperluan selain yang diatur dalam Undang-Undang ini. Sudah jelas ada peraturanya, dan kalaupun ini masuk ke dalam tindakan yang dengan sengaja, saya meminta pihak berwajib mengusutnya, karena di negara manapun rakyatnya akan marah ketika lambang negaranya di rubah tidak sesuai aslinya, dan saya juga memohon kepada tim dan bakal calon agar segera mencabut baligo tersebut." Pungkasnya



Kip's
×
Berita Terbaru Update