-->

Notification

×

Polri Terbitkan SPDP Brigjen Prasetijo Utomo

Saturday, 25 July 2020 | 06:25 WIB Last Updated 2020-07-24T23:25:16Z

JAKARTA //- Kasus surat jalan buronan kasus pengalihan hak tagih (Cessie) Bank Bali, Djoko Sugiarto Tjandra, menyeret nama Brigjen Prasetijo Utomo.

Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terhadap Brigjen Prasetijo Utomo, bernomor B/106.4a/VII/2020/Ditipidum terkait dugaan tindak pidana pemalsuan surat telah terbit ditujukan kepada Jaksa Agung dan ditandatangani langsung oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo tanggal 20 Juli 2020. 

SPDP menyebutkan telah dimulainya  penyidikan dugaan pemalsuan surat  yang diterbitkan seorang pejabat dengan sengaja membiarkan orang yang dirampas kemerdekaannya melarikan diri atau melepaskannya, atau memberi pertolongan pada waktu melarikan atau melepaskan diri dengan sengaja menyembunyikan orang yang melakukan kejahatan atau yang dituntut karena kejahatan dan atau memberikan pertolongan kepadanya untuk menghindari penyidikan atau penahanan oleh pejabat Kehakiman atau Kepolisian. 

Hal tersebut disampaikan Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan. 


“Sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 KUHP, 421 KUHP dan atau 221 KUHP, yang diduga dilakukan oleh terlapor BJP PU dan kawan-kawan, yang terjadi pada 1 Juni hingga 19 Juni 2020 di Jakarta dan Pontianak,” ucapnya, dalam keterangan pers disampaikan Kamis (23/7) di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

"SPDP ini merujuk dari Laporan Polisi (LP) bernomor LP/A/397/VII/2020/Bareskrim tertanggal 20 Juli 2020 dengan pelapor Iwan Purwanto. Kemudian, terbit Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) bernomor Sp.Sidik/854.2a/VII/Ditipudum tertanggal 20 Juli 2020," ungkap Ahmad.

"Dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka, pihaknya mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 12 Tahun 2009 Pasal 66. Status hukum seseorang ditetapkan oleh penyidik setelah hasil penyidikan memperoleh dua alat bukti yang cukup," kata dia.


Laporan : Aahamzah

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update