-->

Notification

×

SPORT CENTRE PERUM GADING ASRI MANGKRAK DAN KUMUH, SALAH SIAPA ?

Friday, 31 July 2020 | 18:18 WIB Last Updated 2020-08-01T03:59:57Z

SPORT CENTRE PERUM GADING ASRI MANGKRAK DAN KUMUH

JN/Cianjur: Seyogianya Sport Centre/SC (pusat kegiatan olahraga) di perumahan manapun hendaknya menjadi tempat pertemuan dan silaturahmi antar sesama penghuni perumahan, menjadi sarana olahraga bagi warga disekitarnya, dan menjadi pusat ragam kegiatan bersosialisasi antar warga. Namun tidak halnya dengan keberadaan SC di Perum Gading Asri Rawa Bango,  RW 17 Desa Bojong Karangtengah Cianjur. SC yang dibangun tepat di tengah permukiman tersebut redup dari kegiatan dan aktivitas olahraga warganya, SC Gading Asri kini mangkrak bahkan redup.

Padahal  iniadahal jika merujuk kepada tujuan awal dibangunnya SC tersebut tiada lain untuk menampung dan menyalurkan aktivtas warga dalam hal berolahraga, menjadi pusat kegiatan dan interaksi sesama penghuni. Bahkan mewujudnya SC di Perum Gading Asri adalah hasil swadaya dan swadana warga yang diprakarsai oleh Ketua RW sekitaran 5 tahun lalu.

"SC ini hasil rereongan warga Gading Asri, ini yang harus menjadi catatan. Ada dana urunan, keringat, tenaga, dan waktu warga perumahan di lokasi ini. Kami selaku warga hanya mengingatkan kembali atas janji-janji ketua RW atas berdirinya SC ini. Fungsi SC harus jelas agar warga bisa merasakan manfaat SC ini, ini fasilitas warga yang harus diperuntukan sepenuhnya utk kepentingan warganya, bukan untuk yang lain." Tutur salah seorang warga Gading Asri yang enggan disebutkan namanya kepada jurnalis JN kamis (30/7). 

Hal senada dikemukakan oleh Ridwan Mubarak, salah seorang warga Blok F Gading Asri. Ia mengatakan bahwa Fasilitas SC ini harus bermanfaat untuk pemberdayaan potensi warga terlebih para remaja dan pemudanya, potensi hebat mereka harus diasah dan disalurkan fi fasilitas SC ini. 

"SC harus kaya dengan kegiatan olah fisik dengan ditunjang oleh fasilitas olahraga yang lengkap sebagaimana pernah dijanjikan dulu oleh Ketua RW. Namun pertanyaannya, siapa pihak yang paling berwenang mengelola dan mengembangkan SC ini, pihak developer Gading ataukah RW dengan perangkatnya?, Ini harus jelas dulu." Pungkas Ridwan penuh tanya. 
Ridwan pun menambahkan bahwa SC bisa kembali kepada fungsinya jika ada sinergitas dan koordinasi yang baik antara pihak developer dengan perangkat ke RW an. "Saran saya, kepengurusan RW itu harus kaya akan program alias jangan miskin program agar warga terberdayakan dengan baik dan setiap permasalahan yang muncul dapat diselesaikan satu persatu dan jangan dibiarkan menggunung. Warga Gading Asri sudah lama menunggu gebrakan program dari ketua RW nya. Sikap ini muncul karena warga peduli terhadap tempat tinggalnya. Jika bukan kita yang mengingatkan untuk kebaikan lantas siapa lagi?. Semua harus duduk sama rendah guna mendiskusikan segala persoalan yang ada di Gading Asri ini." Pungkas Ridwan mengakhiri.

Pun demikian dengan Dadang, yang juga masih warga Gading Asri. Ia sepakat bahwa Fasilitas SC harus dikembalikan kepada fungsi yang seharusnya, yakni sebagai sarana olahraga, dan jangan dibiarkan kumuh tidak terawat.
"SC Gading Asri ini harus dikelola secara profesional karena disini ada hak-hak warga jangan disia-siakan amanah ini. Bahkan konon katanya ada uang pemeliharaan untuk SC ini, tapi kok terkesan kumuh dan bagbrag begbreug." pungkas Dadang menyesalkan. 

Hingga tulisan ini diterbitkan, Jurnalis JN masih terus berusaha untuk dapat konfirmasi dari pihak Ketua RW ataupun Developer Gading Asri. (Jack)

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update