-->

Notification

×

SURANTO KEHADIRANNYA DIRINDUKAN RAKYAT DI PILKADA CIANJUR 2020

Tuesday, 28 July 2020 | 02:48 WIB Last Updated 2020-07-27T23:05:23Z
SURANTO KEHADIRANNYA DIRINDUKAN RAKYAT DI PILKADA CIANJUR 2020
HIMAT: Kinerja KPU dan Bawaslu Cianjur akan terus kami pantau dalam Pilkada tahun ini

JournalNews-Cianjur
: Sosok Dokter Suranto yang dikenal sebagai mantan Wakil Bupati periode 2009-2014 dan pernah menjadi kontestan dalam Pilkada Cianjur 2015 berhadapan dengan Irvan Rivano Muchtar (IRM) masih dikenang baik oleh masyarakat Cianjur, terlebih basis masanya di gerakan perubahan sebagai sosok yang ramah, merakyat, bersih, dan visioner. Setidaknya inilah yang menjadi tema besar diskusi Ngopi (Ngobrol Pintar Politik) di Rumah Perubahan Kajian Filsafat dan Politik Cianjur yang digawangi oleh sosok muda Jalaludin Mustho Al-Lanny (biasa disapa Bung Jalal) dan Muhammad Utsman (biasa dipanggil ustadz Utsman) pada senin sore ping 27 Juli kemarin, di sekitaran Bojong Karangtengah Cianjur.    


“Jika kita merujuk pada hasil Pilkada di tahun 2015 lalu, Suranto yang diusung oleh koalisi gemuk 9 partai mampu mengntongi suara 432.714 (45,69%) selisih tipis dengan pemenang sang putera mahkota IRM yang memperoleh suara 463.935 (48,99%) atau terpaut sekitar lebih kurang 30.000 suara. Dari total DPT 1.756.783 dengan pengguna hak pilih 997.097. Hal ini mengisyaratkan diperiode pilkada 2020 ini jika Suranto mencalonkan kembali sebagai Cabup, sangat berpeluang untuk menang mengunggulangi rival-rival politiknya, tak terkecuali incumbent Herman Suherman yang kini telah menjadi kader dan memperoleh rekomendasi dari partai penguasa PDIP.”
Jalal selaku panitia diskusipun menambhakan bahwa pasca peristiwa OTT KPK terhadap mantan Bupati IRM, tampuk kekuasaan sepenuhnya berada ditangan Herman Suherman (HS) selaku PLT Bupati dan orang-orang yang melingkarinya. 


“HS adalah pihak yang sangat diuntungkan karena ia tidak harus berkeringat untuk memperoleh jabatan orang nomor satu di Tatar Santri ini, beliau seolah memperoleh Durian Runtuh dari peristiwa dua tahun lalu itu. Namun sekarang muncul the rising star Kiki Setiawan sebagai penantang HS selain Suranto. Kiki Setiawan yang juga merupakan Menantu Tjetjep Muchtar Soleh (TMS) adalah sosok muda kharismatik yang akan turut meramaikan bursa demokrasi Pilkada Cianjur, basis masanya pastinya sangat banyak karena akan memaksimalkan basis masa TMS yang masih loyal higga saat ini. Kiki sendiri ramaikan diwacanakan akan berebut Rekomendasi partai Gerindera dengan 17 peserta konvensi lainnya, termasuk Suranto.” Demikian pungkas Jalal mengakhiri dengan nada meyakinkan.


Lain hanya dengan Muhammad Utsman yang juga penggiat Acara Ngopi (Ngobrol Pintar Politik) sekaligus pemerhati sosial keagamaan dari Yayasan Cianjur Institute (YCI), ia mengemukakan temuannya dibanyak titik Kabupaten Cianjur, baik di selatan maupun utara, nama Suranto dan Kiki Setiawan sudah mulai ramai diperbincangkan sebagai calon penantang HS-Mulyana. “Ketika saya banyak berkunjung ke daerah-daerah di pelosok Cianjur, merata di lima dapil, Suranto basis masanya masih loyal dan tengah menunggu komando untuk bergerak, meski alat peraga kampanye Suranto nelum ada satupun yang nampka di tengah masyarakat, Suranto masih banyak diharapkan oleh rakyat Cianjur untuk maju kembali sebagai calon Bupati Cianjur 2020-2025.” Tegas Utsman dengan nada serius.

Iapun menambahkan bahwa pernah suatu minggu yang lalu ngisi pengajian ibu-ibu di beberapa majelis taklim dapil 4 dan 5, banyak yang mempertanyakan Suranto maju atau tidak dalam pilkada nanti, ini membuktikan bahwa Suranto kehadirangnya pada Pilkada tahun ini sangat dinantikan dan berpeluang untuk menang dan menjadi pesaing HS yang layak untuk diperhitungkan. Suranto basis masanya banyak dan merata, serta loyal, itu yang saya lihat dibeberapa titik Cianjur. 

Sedangkan untuk Kiki sendiri, ke daerah-daerah Cianjur Selatan gambar-gambarnya sudah tersebar, masyarakat sebagian sudah mengenalnya, ia sosok muda potensial.” Pungkas Utsman dengan nada santai.

Forum Diskusi mingguan yang dihadiri oleh mayoritas mahasiswa inipun lebih meriah lagi dengan dibukanya sesi diksusi ala mahasiswa. Lebih kurang 20 orang hadir pada acara diskusi ini, dan hasil rekomendasi akhir dari kegiatan ini adalah Pilkada Cianjur dapat berjalan sebagaimana amanat Konstitusi dan PKPU No.05 Tahun 2019, luber jurdil dan profesional.


“Kami segenap mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Tjiandjur (HIMAT) siap mengawal pesta demokrasi lima tahunan ini agar berjalan sesuai dengan harapan, demi terpilihnya calon pemimpin baru Cianjur yang bebas dari unsur KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme), kami akan patau terus kinerja KPU dan Bawaslu agar mereka berjalan sesuai relnya, jangan berlaku curang karena seua mata mengawasi kinerja lembag-lembaga ini” demikian ungkap Jafar yang merupakan salahsatu anggota diskusi tersebut. (Jack)     


Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update