-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Djamalluddin Koedoeboen: Dari Maluku Kita Ciptakan Kerukunan Sejati dan Kebersaman Hakiki Indonesia

Sunday, 9 August 2020 | 15:55 WIB Last Updated 2020-09-22T15:50:01Z

 JAKARTA //-- Untuk membangun kerukunan, kemajemukan dan kebersamaan diperlukan kerukunan sejati serta kebersamaan hakiki. Hal ini disampaikan Ketua Umum Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Maluku (KKBMM), Dr. Djamalluddin Koedoeboen, S. H., saat pelantikan pengurus wilayah DKI KKBMM di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (08/08).

Djamalluddin mengatakan, dalam rangka membangun kerukunan sejati serta kebersamaan hakiki, maka berbagai bentuk ketidakadilan dan kesenjangan harus diatasi bersama-sama. Bentuk-bentuk kerusakan lainnya terutama hal-hal yang bisa mengganggu kerukunan juga harus diatasi bersama-sama.

Ia mengingatkan kembali tentang musyawarah KKBMM besar untuk kerukunan bangsa. Musyawarah ini akan melahirkan banyak kesepakatan yang luar biasa.

"Pertama, pandangan dan sikap pemuka  tentang NKRI yang berdasarkan Pancasila, semuanya memberikan pernyataan positif, menyatakan Pancasila adalah kristalisasi dari nilai agama kita masing-masing," kata Djamal.

Kedua, pandangan dan sikap umat beragama terhadap Bhineka Tunggal Ika, kesimpulannya positif. Semuanya harus mengakui realitas kemajemukan itu harus siap untuk hidup berdampingan secara damai. Semuanya harus membangun tidak hanya membangun kerukunan pasif tapi juga kerukunan aktif dalam bentuk kerja sama.

Ketiga, pandangan dan sikap umat beragama tentang pemerintah yang sah hasil pemilu demokratis berdasarkan konstitusi. Semua sepakat dan setuju harus mendukung pemerintah dalam kebijakan-kebijakannya. Prof Din menjelaskan, pada titik ini, agama-agama dan umat beragama juga tetap dapat melakukan fungsi kritis dan fungsi kontrolnya atas dasar kerukunan berdasarkan basis moral.

"Dalam krisis seperti ini saya kira budaya, sebagian dari kita perlu melakukan fungsi kritis dan kontrol, jangan sampai dalam kondisi kritis tersebut justru terdapat masalah-masalah dan halangan-halangan maka perlu ada yang meluruskan,"pungkas Djamal.

Laporan: Jalal
×
Berita Terbaru Update