-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Perhatikan Apa yang Diucapkan Bukan Siapa yang Mengucapkan, Edisi Teh Hangat Bersama Agustinus Nahak

Saturday, 8 August 2020 | 14:36 WIB Last Updated 2020-08-08T07:36:33Z

Jakarta//-"KEBENARAN itu wajib diterima dari siapapun, selama terbukti secara ilmiah sebagai sebuah kebenaran. Tidak harus muncul dari “komunitas kita”, atau “kelompok kita”, atau “golongan kita”, baru kita mau menerimanya. Karena parameter suatu kebenaran itu kebenaran itu sendiri, bukan “kelompok” atau “pribadi” tertentu.

Ada sebuah ungkapan:

“Lihatlah apa yang disampaikan, dan jangan melihat siapa yang menyampaikan.”Tegas pengacara muda, Ketua HAMI Bali Bersatu dan FBN DPD Bali melalui pesan daring di Jakarta, Sabtu (08/08).

"Manusia sering kali berat dan sulit menerima kebenaran, bahkan ketika kebenaran itu nyata terbukti, terlihat secara kasat mata, dan masuk akal. Tak hanya sulit menerima, bahkan menentang dan melawannya dengan alasan-alasan yang lebih tampak emosional dibanding rasional."Tutur Nahak.

"Alasan-alasan yang tak didukung oleh argumentasi yang kuat, bahkan tak berdasar sama sekali. Sekadar rasa atau dugaan-dugaan spekulatif yang belum terbukti atau diuji lalu disepakati bersama."Tegasnya.

"Selamat berakhir pekan dan bahagia selalu".Pungkas Nahak.

Laporan: Jalal
×
Berita Terbaru Update