-->

Notification

×

PK Jadi Alasan PN Indramayu Tunda Eksekusi Lahan Sengketa

Friday, 28 August 2020 | 12:52 WIB Last Updated 2020-08-28T05:52:50Z

INDRAMAYU //-Ali Sodikin, warga desa Salamdarma, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu tampak kesal karena meski ia telah dinyatakan menang pada putusan Mahkamah Agung (MA) terkait perkara sengketa tanah, namun pihak Pengadilan Negeri (PN) Indramayu tak kunjung melakukan eksekusi.

Romlah, istri dari Ali Sodikin mengatakan bahwa pihaknya sudah mempunyai salinan putusan MA yang berkekuatan hukum, tapi PN Indramayu masih belum melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan.

"Surat salinan putusan MA sudah kita miliki, berarti mempunyai kekuatan hukum, namun pihak PN Indramayu tidak juga melakukan yang semestinya mereka lakukan seperti, pemasangan papan informasi terkait putusan MA yang harusnya dilakukan oleh pihak PN," kata Romlah dikediamannya, Kamis,(27/08/2020).

Romlah & keluarga berharap agar PN tidak menunda & mempersulit proses eksekusi lahan tersebut, "Semua isi putusan sudah jelas, tapi kenapa permohonan eksekusi masih ditunda-tunda, seakan dipersulit. Kami ingin meminta keadilan & kepastian hukum," harapnya.

Ia mengaku kepada beberapa wartawan telah menggelontorkan sejumlah dana untuk mengurus proses eksekusi, "Kami sudah pernah mengajukan permohonan eksekusi yang diminta pihak PN, sampai hari ini belum ada jawaban," ungkapnya.

Romlah juga menjelaskan bahwa ia dan suaminya pernah mendapat informasi dari pihak PN, bahwa ada beberapa kendala yang dialami PN dalam menjalankan putusan MA diantaranya, karena Covid-19  menunggu tanda tangan ketua pengadilan, serta munculnya Peninjauan Kembali (PK).

Terpisah, dihari yang sama, Humas PN Indramayu Moris Sihombing menjelaskan bahwa dalam perkara Ali Sodikin, muncul Peninjauan Kembali (PK) yang patut dihormati, ia menyarankan agar Ali Sodikin dapat bersabar.

"Jika belum mengajukan permohonan eksekusi segeralah ajukan, pada dasarnya ada fakta baru (Novum), sehingga munculah PK,  upaya tersebut patut kita hormati, dan perlu diketahui bahwa putusan eksekusi hanya dikeluarkan oleh PN melalui ketua PN. Jadi harus bersabar," jelas Moris. 


Laporan : (Nr)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update