-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Alim Diringkus Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai Di Dalam Rumah.

Monday, 10 August 2020 | 16:28 WIB Last Updated 2020-08-10T09:28:57Z

TANJUNGBALAI //- Sedang berada didalam rumahnya di Jalan Benteng, Lingkungan III, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai, MSH alias Alim (26), Laki, diringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjung Balai, Sabtu (08/08/2020) pukul 10.30 wib.

Alim diringkus beserta barang bukti  1 (satu) bungkus plastik besar klip transparan kosong, 14 (empat belas)  plastik kecil klip transparan diduga berisi narkotika jenis shabu dengan berat kotor 2,01 (dua koma nol satu) gram, 1 (satu) ball plastik kosong klip transparan, 1 (satu) unit timbangan elektrik dan Uang Rp. 355.000,-.

Hal itu diungkapkan Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira S.I.K MH melalui Kasubbag Humas IPTU Ahmad Dahlan Panjaitan kepada Journalnews.co.id, Senin (10/08/2020) siang.

Ahmda Dahlan menjelaskan, penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang layak dipercaya yang mengatakan bahwa di Jalan Benteng tersebut tepat nya didalam sebuah rumah sering terjadi transaksi narkotika jenis shabu.

"Atas informasi tersebut  team Opsnal unit 2 Sat Res Narkoba yang dipimpin AIPTU NB.Harianja melakukan penyelidikan. Setelah dilakukan penyelidikan dan hasil lidik A1 maka personil langsung mendatangi TKP dan melakukan penggerebekan dirumah tersebut serta melakukan penangkapan terhadap 1(satu) Alim," bebernya.


Dikatakannya juga, pada saat akan diamankan/ditangkap Alim sedang duduk didalam rumahnya tepat di kursi ruang tamu dengan barang bukti narkotika jenis shabu satu bal plastik klip transparan kosong dan uang hasil penjualan narkotika sabu tersebut tepat didepan Tsk, serta timbangan elektrik ditemukan terletak dibelakang tersangka.


"Kemudian petugas menginterogasi tersangka dan ia menerangkan bahwa narkotika jenis shabu tersebut adalah benar miliknya," tandasnya Ahmad Dahlan.

Selanjutnya barang bukti dan tersangka di bawa ke kantor guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Kepada tersangka dipersangkakan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman paling singkat 5 tahun dan paling lama 12 tahun," pungkas Kasubbag Humas.

S.E Sitorus
×
Berita Terbaru Update