-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Fahri Lubis Hamba Allah dan Bangsa Indonesia Asli Menuntut dilaksanakannya Sidang Istimewa MPR RI pada hari Senin, 5 Oktober 2020 bersama rakyat di gedung MPR

Thursday, 17 September 2020 | 11:10 WIB Last Updated 2020-09-17T04:10:49Z

JAKARTA //- Melihat perkembangan yang terjadi saat ini maka saya sebagai hamba Allah dan bangsa Indonesia Asli sebagai rakyat sudah saatnya mengambil sikap dan tindakan untuk mengunjungi rumah saya atau rumah rakyat di gedung MPR/DPR RI Senayan Jakarta,  untuk menjumpai para wakil rakyat yang selama ini sesuai fakta yg terjadi bahwa apapun yang telah disampaikan  berbagai pihak sesuai konstitusi berbentuk aspirasi  tuntutan seperti dari kaum buruh tentang RUU Omnibuslaw,  tuntutan ulama tentang RUU HIP/BPIP dan tuntutan- lainnya, yang telah dilakukan berkali-kali melalui AKSI DAMAI.

Alhamdulillah hingga hari ini semuanya oleh para pimpinan DPR RI yang dipenuhi atau dikabulkan sesuai harapan dan tuntutan tersebut. Bagi saya ada hal yg sangat prinsip dari semua hal yg terjadi selama ini, yang sangat memprihatinkan saya adalah TUNTUTAN DARI ULAMA dan UMAT ISLAM bahkan MAKLUMAT MUI pun sudah diabaikan oleh para Pimpinan DPR RI, hal ini jelas sudah melampaui batas  yang mana kita ketahui bahwa negara ini masih berdasarkan Pancasila, yakni sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.

Oleh sebab itu apabila perjuangan dan aspirasi  ulama tuntutannya yg MENOLAK KOMUNISME, saja sudah tidak didengar lagi jelas  berarti para oknum para wakil rakyat dan pimpinan DPR RI saat ini hati nuraninya sudah tertutup atau mata hatinya sudah buta bagi yang muslim , oknum para wakil rakyat saat ini terindikasi sudah tidak setia lagi kepada Pancasila dan UUD 1945, oleh atas dasar yg saya sampaikan ini, maka sudah saatnya saya dan segenap komponen bangsa harus bertindak  sesuai jalur konstitusi yang berlaku di negara ini dan sesuai keyakinan agama yang saya imani (Islam).

Sudah cukup syarat bagi saya  satu selaku umat beragama Islam utk *berjihad* demi membela kemuliaan para ulama yang memperjuangkan menjaga Pancasila dari rongrongan oknum-oknum wakil rakyat dan anak keturunan komunis saat ini."Tandas Fahri Lubis aktifis lintas generasi kepada awak media di Jakarta, Kamis (17/9/2020).

"Saya sebagai rakyat merasakan sudah terjajah saat ini,  hak-hak saya sebagai bangsa Indonesia Asli disebut Bumi Putra tidak ada lagi negara  hadir untuk membela melindungi rakyat dan sumber kekayaan alamnya saat ini.

Dikuasai oleh negara untuk kesejahteraan rakyat, hal ini penyebab akar masalahnya  sejak digunakannya UUD 1945 Tahun 2002 hasil amandemen/perubahan 4 X, yang berakibat hak kedaulatan saya sebagai rakyat telah dihapus/ hilang melalui  UUD 1945 Tahun 2002 yang viral saat ini disebut *#UUD 1945 Palsu*, tidak ada jalan lain sebagai rakyat saya memiliki HAK sesuai KONSITUSI yang telah diatur dalam Undang Undang saat ini saya.

Menuntut dilaksanakannya Sidang Istimewa MPR RI* yang insya allah dihadiri oleh saya bersama-sama bersatu dengan seluruh komponen rakyat bangsa Indonesia yang sadar dan peduli serta merasa senasib  sepenanggungan  mengalami kondisi Multi Krisis ditambah Pandemi Covid 19 yang masih berlangsung semakin memperparah penderitaan rakyat , maka saya bersama rakyat yang sadar dan siap berjuang hadir pada hari Senin,  5 Oktober 2020 jam 14.00 Wib di Gedung MPR RI dengan segala konsekwensi risiko akan dihadapi bersama bersatu dengan saudara-saudara seiman Islam dan saudara2 saya sebangsa setanah air.

Para Patriot Proklamasi sebagai Pancasilais Sejati yang sudah siap  memperjuangkan KEMBALI HAK KEDAULATAN RAKYAT dan diberlakukannya kembali UUD 1945 ASLI. Sebagai catatan bahwa sebelum *TUNTUTAN* saya dan rakyat yang berjuang dilaksanakan *maka tidak ada kata pulang* karena gedung MPR/DPR RI adalah rumah rakyat mohon di ingat baik-baik tentunya *Aparat keamanan TNI dan Polri ikut serta mengawal dan menjaga melindungi rakyat* , ini harus dilakukan demi kepentingan menyelamatkan  masa depan anak cucu generasi penerus pewaris bangsa dan negeri ini , yang diamanahkan oleh para syuhada, para pendiri bangsa yang merdeka, berdaulat untuk mendapatkan  keadilan, kesejahteraan dan kemakmuran sesuai cita-cita proklamasi. Saya selaku rakyat yang sadar sangat paham konsekwensinya, lebih mulia berjuang  secara kesatria bertindak daripada diam atau berbuat hal-hal yang inskonstitusi, akibat dampak pandemi covid 19 jelas rakyat semakin sengsara,  ini sudah tekad saya dan rekan-rekan seperjuangan dan ini adalah solusi terbaik buat menyelamatkan bangsa dan NKRI dari kehancuran akibat perang asimetris yang telah berhasil dilakukan oleh oknum-oknum para penghianat bangsa  ini bersama kaum Penjajah bangsa asing."Tegas Fahri.

"Mari sikapi dan selesaikan masalah multi krisis ini secara kesatria arif bijaksana bersama Rakyat melalui *Konstitusi* atau akan terjadi *Revolusi* yang kata Bung Karno Sang Proklamator belum selesai...Hal ini saya serahkan kepada saudara-saudara para wakil rakyat atas 2 pilihan tersebut,  ini sudah mendekati puncaknya tidak bisa lagi saudara-saudara hindari. "Jelas Fahri.

"Ingat Allah SWT/Tuhan YME  menyertai dan menolong serta memberi kekuatan kepada hamba-hambanya yang ikhlas tanpa pamrih ingin jabatan atau kekuasaan.(no way). saya bersama rakyat hanya ingin berjuang demi menegakkan kebenaran dan keadilan serta memerangi kezaliman yang selama ini terjadi. Selamat Berjuang sampai bertemu di hari yang kita tentukan. Dirgahayu TNI, Merdeka!!"Tutup Fahri.

Laporan: Jalal
×
Berita Terbaru Update