-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Johan Humardani Dukung Bartolomeus Silitonga Wujudkan Ide-Ide Gila Yang Bermanfaat Untuk Digital

Wednesday, 16 September 2020 | 12:29 WIB Last Updated 2020-09-16T05:29:41Z

JAKARTA //– Untuk membangun sebuah co-branding di Destinasi Digital, dibutuhkan strategic contexts. Selain itu, harus ada ide-ide gila yang diwujudkan Bartolomeus Silitonga lewat program De Belgie. Strategi ini sangat perlu bagi pemgembangan hobi yang menjadi core economy Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Johan melalui pesan pribadi di Jakarta kepada Barto  (16/9/2020). 

Barto memaparkan kepada Johan bahwa branding sangat diperlukan dan digital kreatif Indonesia telah mendapatkan pengakuan  dunia untuk hal itu. “Buktinya, dari awal tahun 2018 digital kreatif Indonesia telah mendapatkan 20 award dari sejumlah negara. Dan hal ini sangat positif untuk branding digital Indonesia,” papar pria yang akrab disapa sang pengilham (inspirator).

Hal ini turut berpengaruh bagi digital Indonesia. Sebab, digital Indonesia tumbuh tiga kali lebih cepat. “Di level ASEAN hingga dunia, digital Indonesia tumbuh 3 kali lebih cepat. Dan ini memberikan kontribusi ekonomi yang cukup baik. Buktinya, digital sekarang menjadi penyumbang devisa nomor dua di Indonesia. Dan nanti, digital kreatif akan menjadi nomor satu,” kata Johan optimis kepada Barto.

Untuk itu, Johan berharap agar Barto memiliki pola pikir seperti para pemikir dunia penuh terobosan. “Lae Barto harus mempunyai pola pikir seperti pemikir dunia. Hal itu akan membuka wawasan dan bermanfaat untuk mengembang digital di tanah air kita," terang Johan yang juga seorang pemerhati sosial media.

Menurutnya, salah satu pemikiran Barto yang harus ditiru adalah digital berita. “Karena, dalam digital berita harus muncul ide-ide gila. Barto harus melakukan itu, memunculkan hal-hal gila. Sebuah bisnis baru yang belum ada sebelumnya. Barto lewat De Belgie harus menjadi pusat aktivasi ide-ide segar. Karena kalau tidak, someone else will do it. Karena setiap menit selalu ada ide-ide segar yang muncul,” paparnya.

Johan menambahkan, lengah sedikit tidak melakukan inovasi, kita akan ditinggalkan. “Itulah tantangan Barto. Bisnis baru yang salah satunya free alias tidak bayar. Dalam destinasi digital semua memungkinkan,” terangnya.

Johan juga mengingatkan jika seluruh bisnis yang digeluti pasti memiliki sebuah garis merah. Yaitu harapan
 konsumen.

Laporan: Jalal
×
Berita Terbaru Update