-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Tanpa Adanya Papan Informasi Proyek TPJ di Duga Jadi Lahan Korupsi

Saturday, 5 September 2020 | 10:29 WIB Last Updated 2020-09-05T03:29:09Z

Pamekasan, – Proyek Tembok Penahan Jalan (TPJ) yang sedang dikerjakan di Dusun Selatan Desa Batu Kalangan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan diduga hanya dijadikan Lahan Korupsi oleh pelaksana sehingga menjadi polemik dari beberapa elemen masyarakat,sabtu ( 05/09/2020 ).

Dari hasil pantauan Journalnews.co.id pada hari.selasa (01/09/0/2020) dilokasi yang dalam proses pengerjaan, proyek tersebut terlihat banyak kejanggalan, seperti tidak adanya papan informasi sebagai transparansi publik, juga segi tatanan batunya ternyata tatanan batu kosong, menggunakan abu sirtu sebagai campuran adonan (campuran pasir dan semen).


Sekretaris Lembaga Sosial.Masyarakat (LSM) DPD Inakor Pamekasan Amiruddin mengatakan, bahwasannya dengan tidak adanya papan informasi dilokasi proyek tersebut jelas sudah melanggar aturan.

“Proyek tersebut sudah melanggar undang-undang nomer 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik yang menyebutkan setiap orang berhak untuk memperoleh informasi,” katanya.


 
“Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tersebut mengaris bawahi bahwa salah satu elemen penting dalam mewujudkan penyelenggaraan yang terbuka adalah hak publik untuk memperoleh informasi sesuai dengan perundang-undangan,” jelasnya.

Lebih lanjut Amir ( sapaan akrabnya) menjelaskan “Hak atas informasi menjadi sangat penting, karena makin terbuka penyelenggaraan negara seperti pelaksanaan proyek itu untuk diawasi publik, maka makin dapat dipertanggung jawabkan hasilnya,” ungkapnya.

Selain itu dia juga mengatakan, bahwa apa yang terealisasi pada proyek tersebut banyak hal yang jelas-jelas sudah melanggar aturan dan juga diduga pelaksanaannya tidak sesuai dengan RAB yang ada.


 “Terbukti tatanan batunya tatanan batu kosong, menggunakan campuran abu sirtu pada adonan pasir dan semen dan tidak ada galian pondasi artinya susunan batunya langsung ditindihkan ke tanah,” sebutnya kepada pewarta.

Amir juga menegaskan, kalau dirinya akan menindak lanjuti dan akan berkordinasi dengan pihak yang berwajib atas temuannya tersebut

“Kami sebagai control sosial tentunya tidak akan tinggal diam terhadap realisasi proyek seperti itu, dan kami akan tindak lanjuti serta kami akan segera kordinasikan dengan pihak yang berwajib dan saya akan kawal temuan ini sampai proses lebih lanjut,” tegasnya.

Salah seorang yang berada dilokasi proyek yang tidak menyebutkan namanya mengatakan, kalau proyek tersebut milik Kades Batu Kalangan.


“Proyek ini milik pak kades mas, jadi sampeyan langsung saja menayakan langsung ke pak kades,” ucapnya.

Melalui hubungan telpon, Kepala Desa setempat tidak merespon,setalah didatangi kerumah Kades Batu Kalangan,orang dirumahnya mengatakan,"pak Kadesnya tidak ada mas keluar dari tadi,"terangnya.(mtr/rud)
×
Berita Terbaru Update