-->

Notification

×

Terkait Dugaan Adanya Pungutan Dan Penyimpangan Penggunaan Dana Bos Reguler "Kepala SDN Gunung Sunda Menjawab"

Tuesday, 8 September 2020 | 19:33 WIB Last Updated 2020-09-08T12:33:33Z

JOURNAL NEWS //- Disaat masyarakat sedang mengalami kesulitan akibat adanya pandemi COVID 19. Dan juga pihak pemerintah baik Pusat maupun Daerah sedang berfikir keras untuk berusaha meringankan beban masyarakat akibat adanya Wabah Virus ini.berbagai Cara Dan upaya dilakukan oleh Pemerintah bisa mengurangi Beban Hidup Masyarakat.

Tetapi kenyataan pahit harus dirasakan oleh orangtua/ Wali Murid yang menyekolahkan anaknya di SDN Gunung Sunda Kecamatan Cikakak

Akibat adanya Dugaan Pungutan yang tidak Ada dasar Hukumnya yang dilakukan Oleh Pihak sekolah.hal ini dirasa sangat memberatkan Pihak Orangtua/Wali Murid.

Tentu saja Hal ini bukan tanpa alasan yang jelas,karena tidak dibenarkan pihak sekolah melakukan pungutan.dengan alasan apapun apalagi sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah atau bersetatus Negeri.
Sesuai dengan Permendikbud Nomor 44 tahun 2012 tentang Pungutan Dan Sumbangan biaya Pendidikan pada satuan Pendidikan Dasar.


Karena pihak pemerintah sudah menyediakan anggaran Bantuan Operasional Sekolah(BOS),Baik Reguler, Afirmasi Dan juga Kinerja. Yang berkisar Rp.900.000/Siswa dalam satu tahun ajaran Untuk jenjang Pendidikan Sekolah Dasar (SD),sesuai dengan Permendikbud Nomor 8 tahun 2020 Jo Permendikbud 19 tahun 2020 tentang petunjuk Tekhnis penggunaan Dana BOS Reguler.

Saat ditemui dilokasi perumahan Sukawayana,kepala Sekolah SDN Gunung Sunda (Siti Suryaningsih)
Memberikan jawaban terkait Informasi tersebut.

Beliau Menjelaskan bahwa pada saat itu Rapat wali Murid dilakukan pada Bulan February tahun 2020,Dan pada saat itu kejadian Sebelum adanya pandemi Covid 19.(7/09/2020).

Bu Siti pun menambahkan bahwa segala sesuatu menyangkut kebijakan yang diambil Oleh Pihak sekolah itu melalui musyawarah dengan Komite Sekolah,Dan beliau menambahkan bahwa uangnya pun sudah dikembalikan.kepada Orang tua Siswa,Dan adapun sumber Informasi tersebut itu terjadi karena Ada sebagian orangtua yang tidak mengikuti Musyawarah,(7/9/2020).

Diakhir sesi wawancara beliau menyayangkan adanya Informasi yang beredar selama ini ,padahal dirinya sudah berusaha untuk melakukan yang terbaik Demi tugas mencerdaskan anak bangsa.(/7/9/2020).


Laporan : E N

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update