-->

Notification

×

Gugatan Delapan Orang Mantan Karyawan Asia Finance Dikabulkan PHI Bandung

Tuesday, 27 October 2020 | 09:43 WIB Last Updated 2020-10-27T02:43:04Z





Gugatan Delapan Orang Mantan Karyawan Asia Finance Dikabulkan PHI Bandung


BANDUNG//- Dalam persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Jl. Surapati Bandung Senin (26/10), Delapan orang mantan karyawan memenangkan gugatan atas PT. Artha Asia Finance yang merupakan anak perusahaan Hitachi Capital Group. Iwan Firmansyah mantan kepala cabang Asia Finance Garut menyebutkan bahwa perjuangannya selama setahun akhirnya berbuah hasil yang cukup memuaskan. “Alhamdulillah ,kami bersyukur dan mengapresiasi hakim yang telah memberi keputusan dengan seadil-adilnya” ungkap Iwan.



Iwan firmansyan bersama dengan tujuh orang mantan karyawan lainnya menggugat Asia Finance karena menolak dimutasi dengan tidak wajar. Seperti dalam pemberitaan Journal News sebelumnya, PT Artha Asia menutup kantor Cabang Tasikmalaya dan Garut yang berujung pada mutasi kepada karyawannya. 


Sandi Prisma Putra, selaku koordinator tim pengacara kedelapan orang mantan karyawan PT. Artha Asia Finance mengungkapkan "dalam pertimbangan hukum putusannya Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara tersebut sependapat dengan dalil-dalil gugatan yang diajukan kami sebelumnya yang pada pokoknya menyatakan bahwa walaupun mutasi adalah kewenangan dari perusahaan tetapi tidak berarti perusahaan boleh melakukan mutasi dengan semena-mena kepada karyawannya”. 



Tim pengacara dari dari Lembaga Bantuan Hukum, HAM dan Ketenagakerjaan (LBH-HAMKA) Garut menyebutkan bahwa ketentuan yang diatur dalam Pasal 32 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang mengatur bahwa Penempatan tenaga kerja termasuk mutasi karyawan harus dilaksanakan berdasarkan asas terbuka, bebas, obyektif, serta adil, dan setara tanpa adanya diskriminasi. “Terlebih lagi dalam mutasi yang terjadi di Asia Finance bukan hanya rotasi biasa tetapi ada beberapa karyawan yang ternyata mengalami down grade jabatan tanpa alasan yang jelas juga, kemudian hal yang salah tentunya apabila perusahaan malah melakukan PHK secara sepihak kepada karyawannya dikarenakan karyawan menolak mutasi yang dipaksakan dengan tidak mempertimbangkan hak-hak karyawan dalam proses mutasi secara wajar.”

  

Sandi melanjutkan “Fakta-fakta tersebutlah yang terbukti dalam persidangan sehingga Majelis Hakim yang mengadili perkara mengabulkan gugatan dan menyatakan PHK yang dilakukan oleh PT. Artha Asia Finance adalah batal demi hukum oleh karenanya PT. Artha Asia Finance sebagai Tergugat dihukum harus membayar kompensasi akibat Pemutusan Kerja sepihak tersebut kepada para klien kami yang totalnya berjumlah 763 juta rupiah " ujar Sandi melengkapi.


Iwan Firman meneruskan pihaknya menunggu tanggapan dari pihak asia tentang keputusan hakim, ia berharap Asia berbesar hati untuk menerima keputusan tersebut. “kita sudah berjuang selama satu tahun lebih, dan dalam memperjuangkan hak kita menggunakan jalur hukum secara seharusnya, kami ingin menjadi pelajaran kepada management untuk tidak semena-mena terhadap karyawan” ungkap Iwan. (Akmal)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update