-->

Notification

×

Kades Gudang Kec. Cikalong Kulon Terindikasi Membohongi Warganya

Thursday, 22 October 2020 | 14:59 WIB Last Updated 2020-10-22T10:57:17Z





Kades Gudang Terindikasi Membohongi Warganya


CIANJUR// JN - Beberapa warga Desa Gudang Kecamatan Cikalong Kulon Kabupaten Cianjur mengeluh kepada JOURNAL NEWS saat ditemui di kediamanya di Kampung Darungdung Kidul RT 001/003 Desa Gudang Kecamatan Cikalong Kulon Kabupaten Cianjur. Alasannya bahwa masyarakat Kampung Darungdung Kidul dimintai uang sebesar 200 ribu untuk pemasangan KWH listrik yang di programkan untuk masyarakat kecil, sedangkan listrik yang diberikan khusus untuk masyarakat yang kurang mampu adalah program listik gratis.



"Pemungutan biaya program bantuan PLN tentang listrik gratis ini dilakukan oleh oknum Kepala Desa Gudang dengan perjanjian tertulis dan dilampiri poto copy KTP warga sebagi penerima bantuan bahkan oknum Kades ini menyuruh Kadus RT dan Poldes Desa Gudang untuk memungut langsung pada warga dengan pemungutan biaya secara beragam ada yang nominal 200 ribu hingga 500 ribu rupiah." ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. 


Oknum Kades Desa Gudang menerima dan mengakui kepada JournalNews saat dimintai keterangan di Kantor Desa dan ia pun akan bertanggungjawab atas apa yang ia lakukan kepada warganya, namum semenjak perjalanan ini sudah berjalan delapan bulan warga sudah tidak sabar dengan perilaku oknum Kades tersebut. 


"Karena Masyarakat tidak butuh janji tapi butuh bukti, karena selama ini masyarakat hanyalah diberikan harapan palsu saja, dan apabila oknum Kades tidak bisa mengembalikan uang warga dalam waktu dekat ini maka warga akan mengadukan perihal undang-undang hukum pidana (KUHP) Pasal 378 tentang penipuan kepada aparat penegak hukum wilayah hukum Cianjur." ujar warga lain yang juga enggan untuk disebutkan namanya. 


Warga tersebut menambahkan bahwa masyarakat Kampung Darungdung Kidul berharap kepada oknum Kepala Desa agar segera bisa untuk mengembalikan uang warganya yang selama ini merasa di bohongi. Karena apa yang dijanjikan Kepala Desa pada masyarakat adalah bohong adanya. 


"Bagi masyarakat kecil walau nominal uang  hanya 200 ribu, sangat berharga sekali apalagi di musim pandemi ini betapa susahnya mencari pekerjaan, seharusnya seorang pemimpin peka akan kebutuhan Masyarakatnya dan bisa membatu Masyarakat demi memajukan suatu Desanya." tandas warga tersebut. (Deni/Ben)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update