-->

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Pendaftaran Kompetisi Robotik Madrasah 2020 Dibuka

Sunday, 11 October 2020 | 06:05 WIB Last Updated 2020-10-22T08:38:26Z


Pendaftaran Kompetisi Robotik Madrasah 2020 Dibuka


Jakarta (Kemenag)// JN: Kementerian Agama menggelar Madrasah Robotic Competition 2020 atau Kompetisi Robotik 2020. Pendaftaran kompetisi i ini mulai dibuka hari ini, Kamis 1 Oktober 2020. “Kami mengajak seluruh siswa mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) hingga Madrasah Aliyah (MA) se-Indonesia untuk dapat mengikuti kompetisi ini. Pendaftaran dimulai sejak 1 hingga 31 Oktober 2020,” tutur Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah Kemenag A.Umar, di Jakarta, Rabu (30/09). 

Umar menyampaikan, Madrasah Robotic Competition 2020 merupakan ajang tahunan yang digelar untuk mengakomodir kemampuan dan minat siswa madrasah di bidang robotik.Dalam kegiatan tahunan yang ke-6 ini, Kemenag ingin memotivasi siswa madrasah Indonesia untuk mengembangkan teknologi dan inovasi yang akan sangat berguna bagi kemajuan Indonesia. 

“Kita ingin membuktikan Madrasah juga menjadi kawah candradimuka pengembangan SDM dalam bidang Teknologi Inovasi seperti Robotik ini,” tutur Umar dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta. 

“Selain itu, untuk tahun ini, kompetisi ini juga bermanfaat bagi siswa madrasah untuk mengisi kegiatan edukatif dalam pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi covid saat ini,” imbuh Umar. 


Kegiatan Madrasah Robotics Competition 2020 ini akan dilaksanakan secara Virtual dan bertahap mulai dari babak penyisihan hingga ke acara final. Terdapat tujuh kategori yang akan diperlombakan, yaitu Maze Solving, IoT (Internet of Things), Creative, Under Water, Line Follow, ASV, dan Sumo. Setelah mendaftar, para peserta akan diminta untuk untuk mengupload materi yang disyaratkan dalam bentuk video ke website panitia dan kemudian akan diseleksi oleh tim juri.

Selain kompetisi, dalam rangkaian kegiatan Madrasah Robotics Competition 2020 ini juga akan dilaksanakan beberapa program Webinar dan Talkshow Virtual bertemakan Pengembangan dan Inovasi Teknologi Robotik. Berbagai kegiatan ini dapat diikuti oleh khalayak secara virtual melalui beberapa media sosial yang tersedia.

Madrasah Robotic Competition 2020 menyediakan hadiah yang menarik bagi para pemenang lomba. Selain Piala dan Sertifikat dari Kementerian Agama RI, panitia juga menyediakan hadiah lain berupa uang tunai, beasiswa pendidikan dan umroh. Tak hanya itu, para pemenang lomba juga akan dibina untuk terus berprestasi di tingkat kejuaraan robotik International.

Dalam Madrasah Robotic Competition 2020 ini, Kemenag melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam juga bekerjasama dengan Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) dan International Robotic Training and Competition (IRTC). 

Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Islam As-Syafi’iyah Dailami Firdaus menyatakan senang dapat terlibat sebagai pelaksana kegiatan Madrasah Robotic Competition 2020 . “Ini sesuai dengan visi dan misi Universitas Islam As-Syafi’iyah sebagai pusat pengembangan dan pengamalan Agama, ilmu dan teknologi. Untuk itu, kami akan bekerja keras untuk mensukseskan kegiatan ini,” tutur Dailami Firdaus.

Senada dengan Dailami, Direktur Komunikasi UIA Dedi Miing Gumelar juga menyatakan komitmen UIA untuk mensukseskan kegiatan ini. Ia menuturkan, kompetisi ini merupakan ajang untuk membangun kebanggaan bagi siswa-siswi madasah. “Ini untuk membuktikan bahwa mereka secara kualitas setara dengan pelajar sekolah umum lainnya. Ini kegiatan luar biasa yang harus kita dukung. Sudah saatnya siswa siswi madrasah tampil menjadi pemain utama pengembangan teknologi inovasi ke depan. UIA insya Allah akan mendukung full kegiatan ini,”tukas Dedi. 

Dukungan juga diungkapkan Chairman IRTC Armin Irawan. Menurutnya, selama ini IRTC telah berpengalaman mengadakan kompetisi robotik baik di tingkat nasional maupun internasional. “Kali ini kami akan membantu Kemenag untuk menjadikan madrasah sebagai pusat pengembangan teknologi inovasi robotik. Agar di masa depan kita punya SDM unggul yang mampu membuat robot bagi kemaslahatan bangsa,” tutur Armin. (RM/ Humas Kemenag)

×
Berita Terbaru Update