-->

Notification

×

PENGENDARA SEKITARAN TAMAN BUNGA NUSANTARA YANG MELANGGAR PROKES DIBERI SANKSI PUSH UP

Sunday, 1 November 2020 | 19:06 WIB Last Updated 2020-11-01T12:06:36Z

 



PENGENDARA SEKITARAN TAMAN BUNGA NUSANTARA YANG MELANGGAR PROKES DIBERI SANKSI PUSH UP


CIANJUR//JN – Kapolsek Sukaresmi, AKP Irwan Alexsander menegaskan, Pelaksanaan Ops Yustisi Penegakan  peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan (prokes) dalam pencegahan wabah yang menular dan pengendalian kesehatan selama libur panjang yang diberi disanksi sosial berupa Push Up kepada lima puluh pengendara yang melanggar Ops Yustisi ini.


“Sebanyak lima puluh warga yang disanksi fisik Push Up karena tidak menggunakan masker dan tidak punya SIM roda dua dan roda 4” tegas AKP Irwan kepada Journal News di sela Ops Yustisi di depan objek wisata Taman Bunga Nusantara (TBN), Minggu (01/11/20). Dikatakannya, selama Dua hari operasi Yustisi, pengunjung TAMAN BUNGA NUSANTARA (TBN)  dilakukan rapid test oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Sukaresmi. Tercatat 100 0rang warga luar Cianjur hasilnya Non reaktif,” ujar Irwan.


Meski demikian, pihaknya terus menghimbau kepada pengunjung dan pengelola objek wisata TBN agar mentaati dan jaga jarak sejauh tiga meter sesuai Prokes. Menurutnya, Ops Yustisi Penegakan Inpres No 6. Tahun 2020 di wilayah hukumnya dilakukan tiap hari oleh tim gabungan satuan tugas pencegahan Covid-19 terdiri dari Forkopimcam Sukaresmi, Polsek Sukaresmi, Bapperamil, Puskesmas, Sat Pol PP dan Pemerintah Desa Kawungluwuk juga turut serta melaksanakan Ops Yustisi ini di Jalan Mariwati depan objek wisata TBN. “Guna memutus mata rantai virus corona, sanksi Push Up kepada warga yang tidak memakai masker supaya ada efek jera,” pungkasnya. (Ateng Permana)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update