-->

Notification

×

Demo 1812: Ulama Tasik "Bentuk Tim Independen dan Rekonsiliasi Ulama"

Saturday, 19 December 2020 | 09:09 WIB Last Updated 2020-12-19T02:09:35Z
Aksi demo depan Mapolresra Tasikmalaya (sumber: priangan.com)


TASIKMALAYA/JN -- Aksi 1812 terkait tewasnya enam orang laskar Front Pembela Islam (FPI) di gelar oleh ribuan warga Tasikmalaya di depan Polresta Tasikmalaya, Jumat (18/12). Kedatangan massa bermula dari masjid Agung Kota Tasikmalaya berkonvoi ke kantor polisi itu untuk menyampaikan aspirasi.


Massa Aksi berbondong menuju Mapolresta Tasikmalaya


Koordinator aksi itu, KH Tubagus Miftah Fauzi mengatakan, hingga saat ini belum ada respon dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membentuk tim independen pencari fakta dalam mengusut kasus tersebut. Padahal, kasus itu merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat.

Menurut dia, tim independen itu berfungsi agar jalannya pengusutan kasus itu berjalan adil. Jika presiden tak membentuk tim yang independen, kepercayaan kepada pemerimtah dan aparat kepolisian akan semakin hancur.

"Pak Jokowi sayang pemerintah gak? Sayang aparat gak? Kalau sayang, bentuk tim independen," lanjut Miftah Fauzi.

"Untuk menjaga kepercayaan masyarakat, segera bentuk tim independen yang menyertai semua komponen terkait," kata dia.

Kh Miftah Fauzi juga menyindir Habib Luthfi dan ketua MUI Kh Miftahul Akhyar untuk membuat rekonsiliasi ulama.

"Duhai Ulama besar Nusantara, Ajak kumpul ulama yang pro dan tidak pro pemerintah," tegasnya "saya khawatir jika dibiarkan akan saling bunuh" tutup Miftah Fauzi.


Kapolresta Tasikmalaya berserta ulama menuju lokasi demo


Kapolres TasikMalaya Akbp Doni Hermawan menenangkan Aksi Massa


Kapolresta bersama peserta aksi demo menutup dengan doa



Perwakilan demo diterima dan berdialog dengan Kapolresta Tasikmalaya Akbp Doni Hermawan , demo berakhir boondusif ditutup bersama dengan Kapolresta di mobil komando aksi demo.

(Andris Khas)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update