-->

Notification

×

Diduga Plt. Bupati Cianjur HS Salahgunakan Wewenang Untuk Pemenangan Pilkada, Warga Lapor ke Bawaslu

Tuesday, 15 December 2020 | 02:16 WIB Last Updated 2020-12-14T19:19:06Z


Gambar: Nampak seorang warga didamping oleh Abdul Kholik selaku Koord TAPB menyerakhan laporan adanya indikasi kecurangan yang dilakukan Paslon BHSM untuk pemenangan Pilkada kepada Bawaslu Cianjur. 

Diduga Plt. Bupati Cianjur HS Salahgunakan Wewenang Untuk Pilkada, Warga Lapor ke Bawaslu

CIANJUR//JN: PilKada Cianjur telah selesai dilaksanakan pada Rabu,9 Desember 2020, dan kini tengah memasuki Tahapan Penghitungan Suara. Publik masih menunggu Rapat Rekapitulasi Penghitungan Suara di Tingkat Kabupaten, yang menurut rencana akan digelar pada Hari Selasa, 15 Desember 2020. Namun, sepertinya Pilkada di Kabupaten Cianjur akan berbuntut panjang, pasalnya terdapat indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh Paslon tertentu pra pilkada lalu.

 

Pada kesempatan tepisah, terdapat seorang warga Cianjur berinisial HM (Senin, 14/12/20), sekitar jam 16.00 WIB,  melaporkan Plt Bupati Cianjur Herman Suherman ke Pihak Bawaslu Cianjur, atas dugaan Pelanggaran dan  Penyalahgunaan Wewenang, Program dan Kegiatan dalam PILKADA Cianjur, sesuai dengan Pasal 71, Undang-Undang No.10 Tahun 2016. Hal ini seperti yang dikemukakan oleh Abdul Kholik, SH selaku Koordinator Tim Advokasi Pilkada Bersih (TAPB).

“Seseorang berinisial HM pada Senin, (14/12/20), sekitar pukul 16.00 WIB telah melaporkan PLT Bupati Cianjur Herman Suherman ke Pihak BAWASLU Cianjur, atas dugaan Pelanggaran dan  Penyalahgunaan Wewenang, Program dan Kegiatan dalam PILKADA Cianjur, sesuai dengan Pasal 71, Undang-Undang No.10 Tahun 2016.” Tegas Kholik menjelaskan.


Sesuai PerBawaslu RI No.08 Tahun 2020, Saksi Pelapor HM (38 th) didampingi oleh ABDUL KHOLIK,SH, dkk dari Tim Advokasi PilKada Bersih (TAPB), yang terdiri dari beberapa Advokat dan Aktivis Pro Demokrasi.


Kholik menambahkan bahwa dari Pelaporan Warga (HM) ke BAWASLU Cianjur ini, dengan Tanda Bukti Penerimaan Laporan, Nomor : 16/LP/PB/KAB/13.15/XII/2020 (Formulir A3), bisa dikaji dan diungkap oleh BAWASLU Cianjur.


“Apakah ada unsur Penyalahgunaan Kewenangan, yang telah dilakukan oleh PLT.Bupati Cianjur.  Diharapkan Proses Penegakkan Hukum dan Demokrasi, dalam PILKADA Cianjur, bisa berjalan sesuai dengan Peraturan Perundangan-Undang yang berlaku di Wilayah Hukum Republik Indonesia ini” tandasnya lagi dengan nada serius.


Laporan dari Warga (HM), terkait dugaan Penyalahgunaan Kewenangan Plt.Bupati Cianjur (HS),  diterima langsung oleh Ketua BAWASLU Cianjur (Usep Agus Zawari), didampingi Anggota (Tatang Sumarna) dan Yuyun Junardi.


“Kami dari TAPB berharap PilKada Cianjur berlangsung dengan JURDIL dan LUBER sebagaimana amanat konstitusi. Demokrasi harus berjalan pada rel yang seharusnya tanpa harus mencederai rasa keadilan bagi semua pihak. Jika memang terdapat kecurangan dan kejahatan politik maka harus diproses secara hukum.” Pungkasnya mengakhiri.

 

Pelaporan yang telah disampaikan kepada Bawaslu Cianjurpun rencananya akan pula disampaikan sebagai bentuk temuan yang diduga kuat mencedrai demokrasi. Karenanya berkasnya inipun akan disampaikan pula kepada Ketua BAWASLU RI, Ketua KPU RI, Ketua DKPP RI, Ketus BAWASLU  Prov.Jawa Barat, Ketua KPU Jawa Barat, Ketua KPU Cianjur, Pemantau Pemilu, dan Media masa cetak/elektronik. (Rimba/ Jack)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update