-->

Notification

×

Penilaian Prestasi Kinerja Kepala Sekolah Di SMK Fauzan Ciranjang

Tuesday, 22 December 2020 | 20:37 WIB Last Updated 2020-12-22T13:37:27Z


Cianjur//JN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur  melaksanakan Penilaian Prestasi Kinerja Kepala Sekolah (PPKKS) tahun 2020 di SMK fauzan Ciranjang pada tanggal 18 Desember 2020. Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun oleh pengawas sekolah dengan tujuan untuk memperoleh data tentang pelaksanaan tugas pokok, fungsi dan tanggung jawab kepala sekolah dalam melaksanakan fungsi-fungsi manajerial dan supervisi/pengawasan pada sekolah yang dipimpinnya.

Selain itu hal ini juga diperuntukan guna memperoleh data hasil pelaksanaan tugas dan tanggung jawab  kepala sekolah sebagai pimpinan diantaranya menentukan kualitas kerja kepala sekolah sebagai dasar dalam promosi dan penghargaan yang diberikan kepadanya.

Program bertujuan guna peningkatan kemampuan profesional kepala sekolah dalam konteks peningkatan mutu pendidikan pada sekolah yang dipimpinnya. Menentukan program umpan balik bagi peningkatan dan pengembangan diri dan karyanya dalam konteks pengembangan karir dan profesinya. Serta bertujuan untuk mengetahui kinerja kepala sekolah dalam mengelola sekolah menjadi lebih baik, maju baik secara akademik maupun non akadami.

Penilaian kinerja Kepala Sekolah itu dilaksanakan  oleh pengawas Ir, H.Umar, M.M,pd dan tim Penilai oleh H. E.Dedi Hidayatuloh,M.pd. Kegiatan PKKS itu dihadiri oleh Kepala Sekolah SMK Fauzan sendiri. Drs. Wawan Rodhibillah, dan para pengajar SMK Fauzan.

Hasil penilaian kinerja akan bermanfaat bagi kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dalam menentukan promosi, penghargaan, mutasi dan pembinaan lebih lanjut. Sedangkan bagi pengawas sekolah sendiri hasil penilaian kinerja kepala sekolah dapat dijadikan dasar dalam menyusun program pengawasan khususnya dalam membina kemampuan profesional kepala sekolah.

Hasil Penilaian Kinerja Kepala Sekolah yang baik dan benar bisa dijadikan sebagai acuan bagi pengambil kebijakan atau pemangku kepentingan untuk menetapkan pengembangan karir, periodisasi dan pengembangan keprofesian berkelanjutan seorang kepala sekolah. PKKS merupakan penilaian tahunan yang dilaksanakan dalam periode satu tahun sekali. 

Penilaian pertama dilaksanakan setelah kepala sekolah bertugas selama satu tahun terhitung dari bulan pertama ditempatkan sampai bertemu bulan yang sama pada tahun-tahun berikutnya. PKKS dilaksanakan oleh pengawas dengan menggali data dan informasi dari pihak-pihak tertentu yang mengetahui betul perilaku sehari-hari dan kinerja kepala sekolah dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya seperti guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, peserta didik, dan pengawas sekolah sebagai atasannya.

Dalam kegiatan tersebut, Ir. Umar selaku pengawas sekolah menyampaikan pesan bahwa Kepala Sekolah dan guru harus betul-betul memahami tugas dan fungsi baik sebagai kepala sekolah dan guru seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, menegaskan bahwa guru dan dosen wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, dan memenuhi kualifikasi lain yang dipersyaratkan satuan pendidikan tinggi tempat bertugas, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan  pendidikan cerdas berkarakter.

Menurutnya, agar kepala sekolah dapat memimpin sekolah nya dan membawanya kea rah yang lebih baik, tentu saja kepala sekolah harus mengetahui fungsi kepala sekolah dan tugas poko kepala sekolah yaitu:

1. Fungsi kepala sekolah sebagai pendidik (educator).
2. Fungsi kepala sekolah sebagai manajer
3. Fungsi kepala sekolah sebagai administrator
4. Fungsi kepala sekolah sebagai supervisor
5. Fungsi kepala sekolah sebagai leader (pemimpin)
6. Fungsi kepala sekolah sebagai inovator
7. Fungsi kepala sekolah sebagai motivator

Tugas pokok kepala sekolah pada semua jenjang mencakup tiga bidang, yaitu
1. Tugas manajerial
2. Tugas  supervisi 
3. Kewirausahaan

Begitupun guru, harus mengetahui tugas pokok guru dan kompetensi apa yang harus dimiliki seorang guru agar bisa mengajar muridnya dengan baik. Sesuai yang tertuang dalam UU Dosen dan guru. Adapaun tugas pokok  guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevalusi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan menengah.

“Kompetensi guru yang harus dimiliki adalah kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi” ungkap Ir. Umar

"Kepala sekolah sebagai pemimpin sekolah harus bisa membawa sekolahnya kearah yang lebih baik dan bisa berkembang dengan baik, harus bisa menjalin kerjasama dengan para pengusaha, dengan perusahaan2 dalam menciptakan lapangan kerja baru dengan menyalurkan anak didiknya untuk siap bekerja setelah lulus nanti, menciptakan kemandirian kepada anak didik dengan menanamkan jiwa enterpreuneur sehingga bisa menciptakan usaha sendiri, terlebih SMK Fauzan mempunyai jurusan TPHP, diharapkan mampu membuat produk makanan sendiri yang menjadi ciri khas atau home made dari siswa/i SMK Fauzan sendiri dan menciptakan business centre di sekolah" pungkas H. Dedi selaku asesor.

Dan kepala sekolah, H Wawan "Berharap sekali dengan adanya penilaian dan masukan baik dari pengawas maupun asesor, bisa menjadi motivasi bagi sekolah dan guru untuk meningkatkan kinerja menjadi lebih baik, dan semangat memajukan sekolah dan murid2, serta semoga SMK Fauzan bisa jadi sekolah pelopor di Ciranjang. Ungkap H. Wawan selaku kepala sekolah dengan penuh harap. (Ateng permana)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update