-->

Notification

×

Hari Kedua: Evakuasi Atas Robohnya Bangunan Pondok Pesantren Al-Madaroh

Sunday, 17 January 2021 | 13:08 WIB Last Updated 2021-01-17T07:49:48Z


Hari Kedua: Evakuasi Atas Robohnya Bangunan Pondok Pesantren Al-Madaroh 


CIANJUR//Journalnews.co.id - Kegiatan evakuasi atas robohnya bangunan pondok pesantren Al-Madaroh di kampung Loji Rt 01/01 Desa Batu Lawang Kecamatan Cipanas Cianjur Jabar, pada hari minggu (17/01/21) proses evakuasi tahap kedua pun di lakukan. Adapun yang membantu evakuasi tersebut salasatunya dari PUSDALOPS BPBD kabupaten Cianjur yang di pimpin oleh saudara Bapak Dodi (ketua) juga dari Damkar dan TNI (Babinsa) Tim BASARNAS juga pihak kepolisian dan pemerintah Desa dengan di bantu warga sekitar, yang membantu proses evakuasi robohnya bangunan pondok pesantren tersebut.




Menurut keterangan salasatu anggota BPBD yang enggan di sebutkan nama nya menjelaskan, "pada hari Sabtu (16/01) tadi malam sekira pukul 18.30 Wib di mulainya evakuasi korban bencana robohnya bangunan pondok pesantren tersebut dan sekira pukul 22.05 Wib kegiatan evakuasi sempat di hentikan sementara, dengan alasan sudah larut malam dan kami pun bersama rekan-rekan langsung membubarkan diri. Setelah mendapatkan salasatu informasi data atau jumlah anggota santri yang tinggal di pondok pesantren Al-Madaroh tersebut menurut informasi warga yang kami dapat di perkirakan ada 94 orang tapi kami pun masih penasaran dan akhirnya kami langsung menghampiri untuk minta keterangan lebih jelas lagi yaitu kepada saudara Bapak KH Mijab dan beliau salahsatu pimpinan di pondok pesantren tersebut, ternyata memang betul jumlah total santri ada 94 orang." Ujarnya.




Bapak KH Mijab pun menambahkan, "dari jumlah santri 94 orang ini yang pulang ke rumah nya ada 29 orang dan sisanya yang ada di lokasi pondok pesantren 65 orang, adapun salahsatu yang menjadi korban baik luka-luka atau mengalami patah tulang tadi Malam langsung di evakuasi dan segera di larikan ke rumah sakit Cimacan." Ucapnya.



"Sesuai data yang kami dapat di perkirakan ada 11 orang yang di larikan ke rumah sakit Cimacan, 7 orang sudah di pulangkan dari rumah sakit, setelah penanganan medis, yang masih di rawat karena kemungkinan luka parah ada 4 orang dengan jumlah dari 65 orang yang berada di lokasi pondok pesantren, di perkirakan yang selamat hanya 54 orang. Adapun mengenai total kerugian atas terjadinya musibah robohnya bangunan pondok pesantren tersebut di perkirakan mencapai ratusan juta rupiah, patut kita syukuri dengan ke ikhlasan semoga apapun yang terjadi semua itu adalah salahsatu musibah atau ujian bagi diri kita, berdo'a semoga Slloh SWT memberikan rejeki buat gantinya yang melimpah berlipat ganda demi terwujudnya pembangunan pondok pesantren lagi dan bangunan yang lebih kokoh dengan penuh keberkahan aamiin yaa Allah yaa robbal alamin." (H. Asep MR)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update