-->

Notification

×

Muh Aris Terpidana Kasus Pemerkosan Anak Di Bawah Umur Yang Di Vonis Hukum Kebiri Pertama Di Indonesia

Thursday, 7 January 2021 | 08:17 WIB Last Updated 2021-01-07T01:27:10Z
Gambar: Ilustrasi Pelecehan Seksual Terhadap Anal Di Bawah Umur
Sumber: Kuasa Kata



Mojokerto, journalnews.co.id - Pada pertengahan tahun 2019 lalu publik sempat dihebohkan dengan berita terpidana kasus pemerkosaan 9 anak dibawah umur di Mojokerto yang dilakukakn oleh seorang pemuda asal dusun Mengolo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Tengah.

Berdasarkan putusan pengadilan, akibat dari tindakannya tersebut terpidana kasus pelecehan dan kekerasan terhadap anak itu juga divonis penjara selama 12 tahun dan hukuman kebiri kimia. Selain itu, dia juga dikenai denda Rp.100 juta, subsider 6 bulan kurungan. Vonis hukuman pidana ini tertuang dalam Putusan PT Surabaya dengan nomor 695/PID.SUS/2019/PT SBY, tertanggal 18 Juli 2019.

Dilansir situs berita NESIATIMES.COM – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto menambahkan hukuman kebiri kimia kepada seorang predator seksual, Muh Aris (22).

Warga Kabupaten Mojokertokerto tersebut akan menjadi orang Indonesia pertama yang menerima hukuman kebiri kimia.

Meski demikian, pelaku kejahatan seksual anak tersebut memiliki peluang untuk bisa lolos dari jeratan hukum itu.


Foto: Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kasipidum Kejari) Kabupaten Mojokerto, Ivan Yoko (Sumber: SURYA.co.id)


Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kasipidum Kejari) Kabupaten Mojokerto, Ivan Yoko mengungkapkan Aris harus menjalani tahap penilaian uji klinis terlebih dahulu.

“Dia bisa lolos atau tidak, tergantung uji klinis yang dilakukan Kemenkes,” ujar Ivan, Selasa (5/1/2021).

Menurut penjelasan Ivan, apabila tidak memenuhi syarat maka Aris harus menjalani uji klinis lagi dalam 6 bulan setelahnya.

Namun menurut Ivan, proses selanjutnya belum ada penjelasannya dalam PP Nomor 70 Tahun 2020.

“Akan dijelaskan di peraturan menterinya (Permenkes),” imbuhnya.

Berdasarkan peraturan, Aris akan mejalani hukuman kebiri setelah hukuman pidana pokoknya selesai. (Mahdi Ben).

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update